Beton konvensional memiliki kelemahan mendasar pada kuat tariknya yang rendah. Penambahan serat menjadi solusi untuk meningkatkan kinerja mekanis beton. Penelitian ini bertujuan membandingkan pengaruh penambahan dua jenis serat, yaitu baja Dramix 3D dan polimer Kratos Microfiber, terhadap kuat tekan dan kuat tarik belah beton. Metode penelitian eksperimental dilakukan dengan membuat benda uji silinder beton dengan kuat tekan rencana 20 MPa. Variabel penelitian terdiri atas beton normal, beton dengan serat Dramix 3D (0,45% dan 1,25%), dan betun dengan serat Kratos Microfiber (0,45% dan 1,25%). Pengujian kuat tekan dan kuat tarik belah dilakukan pada umur 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serat Dramix 3D meningkatkan kedua sifat mekanis beton, dengan peningkatan optimal pada kadar 1,25% sebesar 6,10% untuk kuat tekan dan 5,12% untuk kuat tarik belah. Sebaliknya, serat Kratos Microfiber justru menurunkan kedua sifat tersebut, dengan penurunan terbesar hingga 15,05% (kuat tekan) dan 17,89% (kuat tarik belah) pada kadar 1,25%. Disimpulkan bahwa serat baja Dramix 3D lebih efektif digunakan sebagai tulangan tambahan, sementara penggunaan serat polimer Kratos Microfiber memerlukan kajian lebih lanjut mengenai proporsi optimalnya. Temuan ini penting sebagai pertimbangan dalam pemilihan material untuk meningkatkan kinerja struktural beton.
Copyrights © 2025