Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Evaluation of a Reinforced Concrete Wall Macroscopic Model for Coupled Nonlinear Shear-Flexure Interaction Response Joko Purnomo; Jimmy Chandra
Civil Engineering Dimension Vol. 20 No. 1 (2018): MARCH 2018
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.594 KB) | DOI: 10.9744/ced.20.1.41-50

Abstract

Reinforced concrete shear wall (RC wall) is an important element in tall buildings, which provides strength and stiffness against lateral loadings, e.g. earthquake and wind. Numerous researches have been conducted to study its nonlinear behavior via microscopic and macroscopic model. The later approach is currently being widely explored since it has many advantages compared to the preceding models. A well-known macroscopic model, namely Shear-Flexure-Interaction Multiple-Vertical-Line-Elements-Model (SFI-MVLEM) in the open source platform Open Sees, is capable of simulating the coupled nonlinear shear-flexure interaction response in the RC wall. This paper presents an evaluation to the applicability of SFI-MVLEM model to predict the coupled nonlinear shear-flexure behavior of RC wall specimens compared to experimental results in available literature. The analysis results show that the model is able to predict the behavior of RC wall considerably accurate in terms of hysteretic curves, cracking patterns, and contributions of shear and flexural displacement to total displacement.
ANALISIS HUBUNGAN JUMLAH KECELAKAAN TERHADAP TINGKAT FATALITAS LALU LINTAS DI RUAS JALAN SUDIRMAN KOTA MAUMERE Alfrendo Satriawan Kabupung; Jimmy Chandra; Yohanes Gualbertus G. Lesu Duran
SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 7 No 2 (2021): SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur
Publisher : Program Studi Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecelakaan lalu lintas merupakan salah satu permasalahan serius yang berdampak besar terhadap keselamatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara jumlah kecelakaan dan tingkat fatalitas kecelakaan lalu lintas di ruas Jalan Sudirman, Kota Maumere. Data yang digunakan meliputi data sekunder kecelakaan dari Kepolisian Resor Kabupaten Sikka tahun 2019–2023, serta data primer berupa volume lalu lintas dari hasil survei lapangan. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana dan korelasi untuk mengetahui kekuatan dan arah hubungan antar variabel. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif linear yang cukup kuat antara jumlah kecelakaan dan tingkat fatalitas, dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,6722. Artinya, sekitar 67,22% variasi tingkat fatalitas dapat dijelaskan oleh perubahan jumlah kecelakaan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan jumlah kecelakaan secara signifikan berkontribusi terhadap peningkatan risiko fatalitas di lokasi penelitian. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan dalam perencanaan dan pengendalian keselamatan lalu lintas di wilayah perkotaan.
Analisis Kinerja Dua Simpang Berdekatan dengan Koordinasi Waktu Sinyal di Kota Cimahi Rusgiyarto, Ferry; Jimmy Chandra; Adien Sekar Apriliani; Nadila Silviani
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 24 No 2 (2025): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55893/jt.vol24no2.744

Abstract

Kemacetan lalu lintas di kawasan perkotaan menjadi permasalahan krusial, khususnya pada simpang-simpang strategis yang tidak memiliki sistem pengaturan sinyal lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja eksisting simpang Citeureup dan simpang Cidahu di Kota Cimahi serta mengkaji kinerja penerapan sistem koordinasi sinyal antar simpang. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan untuk memperoleh data primer berupa volume lalu lintas, kecepatan kendaraan, dan panjang antrian, serta data sekunder dari instansi terkait. Analisis dilakukan berdasarkan pendekatan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997 dan simulasi mikroskopik menggunakan perangkat lunak Planung Transport Verkehr – Verkehr in Städten SIMulationsmodell (PTV VISSIM). Hasil penelitian menunjukkan kondisi eksisting kedua simpang mengalami hambatan dengan panjang antrian (261.88 - 40.751 meter) dan tundaan (89.35 - 28.651 detik).etelah penerapan koordinasi sinyal, terjadi peningkatan volume lalu lintas yang bisa dilewatkan hingga 24–29% serta pengurangan tundaan rata-rata sebesar 22–32%. Penggunaan simulasi mikroskopik terbukti dapat digunakan sebagai metode dalam perencanaan dan evaluasi lalu lintas elemen jalan perkotaan. Untuk pengembangan jangka panjang, integrasi sistem sinyal dengan pusat kendali lalu lintas berbasis teknologi adaptif dapat diterapkan guna meningkatkan respons terhadap dinamika lalu lintas yang terus berubah.
Perbandingan Penambahan Serat Baja Dramix 3D dan Polymer Kratos Microfiber Terhadap Sifat Mekanik Beton Ahmad Utanaka; Mohamad Galuh Khomari; Wahyu Satyaning Budhi; Jimmy Chandra; Mohammad Fadli
Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu (SEMNASTEKMU) Vol. 5 No. 1 (2025): SEMNASTEKMU
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/m1x0xv65

Abstract

Beton konvensional memiliki kelemahan mendasar pada kuat tariknya yang rendah. Penambahan serat menjadi solusi untuk meningkatkan kinerja mekanis beton. Penelitian ini bertujuan membandingkan pengaruh penambahan dua jenis serat, yaitu baja Dramix 3D dan polimer Kratos Microfiber, terhadap kuat tekan dan kuat tarik belah beton. Metode penelitian eksperimental dilakukan dengan membuat benda uji silinder beton dengan kuat tekan rencana 20 MPa. Variabel penelitian terdiri atas beton normal, beton dengan serat Dramix 3D (0,45% dan 1,25%), dan betun dengan serat Kratos Microfiber (0,45% dan 1,25%). Pengujian kuat tekan dan kuat tarik belah dilakukan pada umur 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serat Dramix 3D meningkatkan kedua sifat mekanis beton, dengan peningkatan optimal pada kadar 1,25% sebesar 6,10% untuk kuat tekan dan 5,12% untuk kuat tarik belah. Sebaliknya, serat Kratos Microfiber justru menurunkan kedua sifat tersebut, dengan penurunan terbesar hingga 15,05% (kuat tekan) dan 17,89% (kuat tarik belah) pada kadar 1,25%. Disimpulkan bahwa serat baja Dramix 3D lebih efektif digunakan sebagai tulangan tambahan, sementara penggunaan serat polimer Kratos Microfiber memerlukan kajian lebih lanjut mengenai proporsi optimalnya. Temuan ini penting sebagai pertimbangan dalam pemilihan material untuk meningkatkan kinerja struktural beton.