Abstrak.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan pengaruh model Problem Based Learning (PBL) dan Direct Instruction (DI) terhadap sikap ilmiah siswa pada materi Gerak Lurus Beraturan (GLB) dan Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) di Kelas XI IPA. Penelitian menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design yang melibatkan dua kelas sampel, yaitu kelas eksperimen (XI F6, n=21) yang dibelajarkan dengan model PBL dan kelas kontrol (XI F5, n=17) yang dibelajarkan dengan model DI. Instrumen penelitian berupa angket sikap ilmiah 30 butir pernyataan yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan uji statistik inferensial independent samples t-test pada taraf signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara sikap ilmiah kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model PBL dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model DI (p-value = 0,006 < 0,05), dengan rata-rata skor sikap ilmiah kelompok PBL (126,81 ± 8,92) secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelompok DI (119,35 ± 7,45). Simpulan penelitian membuktikan bahwa model Problem Based Learning lebih efektif dalam meningkatkan sikap ilmiah siswa pada materi GLB dan GLBB dibandingkan dengan model Direct Instruction, sehingga disarankan bagi guru fisika untuk mengimplementasikan model PBL sebagai alternatif pembelajaran inovatif guna mengoptimalkan pembentukan karakter ilmiah siswa.
Copyrights © 2025