Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas model pembelajaran ceramah dan penggunaan media presentasi PowerPoint (PPT) pada materi kemagnetan di kelas XII. Pemilihan topik ini didasarkan pada pentingnya inovasi dalam metode pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep abstrak. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi-eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik metode ceramah maupun PPT sama-sama efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa, dengan nilai N-Gain yang tergolong "Cukup Efektif" (0.72). Namun, tidak terdapat perbedaan signifikan dalam sikap ilmiah siswa antara kedua kelompok. Hasil ini mengimplikasikan bahwa pemilihan metode pembelajaran perlu mempertimbangkan karakteristik siswa dan tujuan pembelajaran, serta pentingnya pengembangan sikap ilmiah siswa. Oleh karena itu, guru perlu mempertimbangkan karakteristik siswa dan tujuan pembelajaran dalam memilih metode yang paling sesuai.
Copyrights © 2025