Transformasi digital di sektor publik menuntut Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki kompetensi digital yang memadai guna meningkatkan kinerja dan efektivitas birokrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi digital terhadap kinerja ASN di Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Tomohon. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi seluruh ASN di instansi tersebut sebanyak 46 orang. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang terdiri dari 10 indikator kompetensi digital dan 10 indikator kinerja ASN, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, korelasi Product Moment, serta regresi linear sederhana yang dilengkapi dengan uji t untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang cukup kuat antara kompetensi digital dan kinerja ASN dengan nilai r = 0,642 dan tingkat signifikansi p < 0,05. Analisis regresi menghasilkan persamaan Y = 21,735 + 0,487X, yang menunjukkan bahwa setiap peningkatan satu satuan kompetensi digital meningkatkan kinerja ASN sebesar 0,487 poin. Hasil uji t menunjukkan nilai t hitung = 5,812 lebih besar dari t tabel = 2,015 dengan signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga hipotesis diterima, kompetensi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja ASN. Sedangkan, nilai R² sebesar 0,412 mengindikasikan 41,2% variasi kinerja ASN dijelaskan oleh kompetensi digital, sedangkan sisanya 58,8% dipengaruhi faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Copyrights © 2025