p-Index From 2021 - 2026
9.385
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Civic Disposition Siswa melalui Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) Pangalila, Theodorus
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 1 (2017): Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Lambung Mangkurat University Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak persoalan dihadapai bangsa Indonesia. Semua permasalahan ini mengindikasikan bahwa bangsa Indonesia sedang mengalamai dekarakterisasi dalam banyak hal. Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan adalah mata pelajaran wajib di setiap jenjang pendidikan yang ada di Indonesia. Pendidikan Kewarganegaraan mengemban misi yang berat dalam pembentukan warga negara yang good and smart. Warga negara yang baik dan cerdas/terdidik ditandai dengan tiga kompetensi penting, yaitu civic knowledge, civic disposition dan civic skill. Siswa sebagai warga negara mudah sejak dini perlu dipersiapkan sejak dini agar bisa berperan dalam kehidupan berbangsa. Civic disposition berkaitan erat dengan pengembangan watak/karakter siswa. Oleh karena itu pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di sekolah sejatinya memegang peranan penting dalam peningkatan watak/karakter siswa sebagai warga negara muda. Kata Kunci: civic disposition, pembelajaran PKn
PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN ORANG TUA TERHADAP PENDIDIKAN ANAK DI KELURAHAN PINASUNGKULAN KECAMATAN RANOWULU KOTA BITUNG Emor, Anggreiny C. J.; Lonto, Apeles Lexi; Pangalila, Theodorus
Jurnal Civic Education: Media Kajian Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.714 KB) | DOI: 10.36412/ce.v3i1.907

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan orang tua terhadap pendidikan anak di kelurahan Pinasungkulan kecamatan Ranowulu kota Bitung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, yaitu metode yang diarahkan untuk memecahkan masalah dengan cara memaparkan atau menggambarkan apa adanya hasil penelitian. Ketepatan penentuan metode ini didasarkan pada pendapat Winarno Surachmat (1982:139), bahwa aplikasi metode ini dimaksudkan untuk penelitan yang tertuju pada pemecahan masalah yang ada pada masa sekarang. Kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini dilihat dari hasil pengujian hipotesis yang dilakukan dengan menggunakan rumus Pearson Product Moment. Dari perhitungan yang telah dilakukan diperoleh rxy = 0,753. Kemudian dilanjutkan mengukur keberartian koefisien dengan menggunkan uji-t, dengan memperoleh hasil thitung = 7,323. Dengan membandingkan thitung dengan ttabel atau 7,323 dengan 1,683. Karena thitung lebih besar dari ttabel atau 7,323 > 1,683 maka menerima Ha artinya Terdapat pengaruh yang signifikan antara Tingkat Pendidikan Orang Tua terhadap Pendidikan anak di Kelurahan Pinasungkulan Kecamatan Ranowulu Kota Bitung dan menolak H0 yaitu Tidak Terdapat Pengaruh Yang Signifikan Antara Tingkat Pendidikan Orang Tua terhadap Pendidikan Anak.Kata Kunci: Tingkat Pendidikan Orang Tua, Pendidikan Anak
Hubungan Minat Belajar Dengan Prestasi Belajar Mahasiswa PPKn Semester 7 Pada Perkuliahan PKn Sore, Jaya Sasube; Kaunang, Natanael; Pangalila, Theodorus
Jurnal Civic Education: Media Kajian Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.545 KB) | DOI: 10.36412/ce.v3i2.1100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan minat belajar dengan prestasi belajar mahasiswa PPKn semester 7 pada perkuliahan PKN. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa jurusan PPKn tahun pelajaran 2018/2019. Sampel penelitian ini adalah 28 mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian deskriptif kuantitatif ini diharapkan mampu memberikan gambaran atau hasil tentang hubungan minat belajar dengan prestasi belajar mahasiswa semester 7 PPKn pada perkuliahan PKN.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE STAD (STUDEN TEAM ACHIEVEMENT DIVISION) DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PKn DI SMP NEGERI 4 BEO DI LOBBO Tandea, Leidi; Pasandaran, Sjamsi; Pangalila, Theodorus
Jurnal Civic Education: Media Kajian Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.515 KB) | DOI: 10.36412/ce.v2i1.430

Abstract

Dalam penelitian ini ditemukan berbagai permasalahan seputar minat belajar siswa antara lain: tidak memiliki minat belajar dalam pelajaran PKn, kurangnya perhatian siswa dalam proses belajar mengajar, siswa pasif dan hanya guru yang aktif, tidak memiliki semangat untuk belajar pelajaran PKn, dan tidak membuat tugas yang diberikan oleh guru. Adapun yang menjadi tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi tentang penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe STAD (Student Team Achievement Division) untuk meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran PKn di SMP Negeri 4 Beo di Lobbo. Metode penelitian yang digunakan dalam karya ilmiah ini adalah metode penelitian deskriptif naratif dengan pendekatan kualitatif, dimana peneliti ingin menggambarkan suatu fakta yang ada disekolah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran PKn di SMP negeri 4 Beo di Lobbo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran tipe STAD yang sudah diterapkan dapat meningkatkan minat belajar siswa dan dapat menciptakan pembelajaran yang menarik sehingga siswa tertarik untuk belajar dan ikut berpartisipasi dalam proses belajar. Dan pada model pembelajaran kooperatif tipe STAD ini diskusi dan kerja kelompok memberikan kesempatan kepada siswa untuk dapat berpikir, berdiskusi bersama teman-teman sekelompoknya dan membuat kuis yang membuat siswa tertarik untuk belajar. Oleh karena itu, penulis merekomendasikan untuk penelitian selanjutnya agar dalam meningkatkan minat belajar siswa maka guru dapat menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Team Achievement Division). Kata Kunci : Kooperatif Tipe STAD, Minat Belajar, PKn
Kajian Nilai Ketuhanan Yang Maha Esa untuk Mengembangkan Karakter Anti Korupsi Wiyono, Subelo; Samho, Bartolomeus; Pangalila, Theodorus; Pasandaran, Sjamsi
Jurnal Civic Education: Media Kajian Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.841 KB) | DOI: 10.36412/ce.v3i2.1096

Abstract

Negara Republik Indonesia adalah negara hukum berdasarkan Pancasila Salah satu bagian penting dari materi pendidikan anti korupsi di Indonesia adalah pemahaman nilai-nilai Pancasila. Berbagai sumber menunjukkan masih kurangnya penelitian Pendidikan Anti Korupsi berbasis Pancasila. Sila pertama Pancasila yang menjiwai keempat sila berikutnya menjadi sentral penelitian awal ini. Perguruan tinggi memiliki posisi strategis untuk memenuhi harapan peneliti dalam peranannya sebagai pendorong efektivitas pemberantasan tindak pidana korupsi. Berkaitan dengan gagasan-gagasan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan qualitative research dengan model grounded. Teknik pengumpulan data akan peneliti lakukan dengan studi dokumen, wawancara, dan observasi. Sumber dokumen adalah dokumen formal, literatur, buku teks, dan perangkat pembelajaran. Informan adalah pakar di bidang filsafat, Pendidikan Kewarganegaraan, dan dosen. Observasi dilakukan terhadap proses pembelajaran Pancasila oleh dosen di perguruan tinggi. Analisis data menggunakan model induktif. Akan tetapi dalam bagian (artikel) ini peneliti masih sebatas menggunakan studi pustaka sebagai awal penelitian yang lebih besar. Penelitian awal yang akan dituangan dalam artikel ini memberikan gambaran bagaimana persoalan yang dihadapi bangsa Indonesia dan peluang yang bisa dijadikan celah untuk menyelesaikannya. Telaah terhadap nilai Ketuhanan Yang Maha Esa peneliti anggap cukup strategis menjadi bagian awal penelitian yang lebih besar.
Pemahaman mahasiswa FIS Unima tentang nilai-nilai Pancasila Pangalila, Theodorus; Rattu, Jan
Jurnal Civic Education: Media Kajian Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.039 KB) | DOI: 10.36412/ce.v3i2.1101

Abstract

Arus perubahan zaman turut membawa perubahan dalam segala aspek kehidupan masyarakat Indonesia. Semua persoalan yang dihadapai bangsa Indonesia merupakan akibat dari ketidaksiapan berbadapan denganefek yang ditimbulkan oleh globalisasi. Pancasila yang di dalamnya terkandung nilai-nilai luhur kebangsaan juga tidak lepas dari pengaruh nilai-nilai globalisasi. Tujuan penelitian untuk menggambarkan dan menganalisis tentang pemahaman mahasiswa FIS Unima tentang nilainilai Pancasila. Mendeskripsikan dan menganalisis aktualisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan kongkrit mahasiswa FIS Unima. Mahasiswa FIS Unima merupakan sumber data dalam penelitian ini. Penelitian ini meerupakan penelitian kualitatif dengan pengumpulan data melalui angket, wawancara dan studi dokumentasi. Adapun penelitian ini menemukan bahwa: (1). Pemahaman mahasiswa FIS Unima berada dalam taraf baik, hal ini dapat dilihat dari jawaban terhadap semua pertanyaan yang diajukan hampir semua menjawab setuju terhadap pertanyaan umum dan pertanyaan khusus tentang butir-butir yang ada dalam lima sila Pancasila. (2). Mahasiswa FIS Unima mengaktualisasikan nilai-nilai yang terkandung dalam lima sila Pancasila dalam kehidupan kongkrit mereka setiap hari. Adapun penelitian ini merekomendasikan penelitian lanjut tentang upaya dalam memperkuat nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan mahasiswa di Universitas Negeri Manado pada umumya
KAJIAN FILOSOFIS TENTANG GAGASAN KEWARGANEGARAAN Pangalila, Theodorus
Jurnal Civic Education: Media Kajian Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (798.839 KB) | DOI: 10.36412/ce.v1i2.501

Abstract

Dari Socrates sampai Ulrich Beck, konsep kewarganegaraan telah banyak diperdebatkan, berteori dan diteliti. Orang-orang berbicara tentang berbagai jenis kewarganegaraan, seperti kewarganegaraan sosial, kewarganegaraan politik, kewarganegaraan aktif, kewarganegaraan Eropa dan kewarganegaraan global, nama yang sama tapi dengan interpretasi yang berbeda. Gagasan kewarganegaraan telah mengalami perubahan secara terus menerus seiring dengan perjalanan waktu; dari konsep kewarganegaraan polis di Athena sampai pada konsep masyarakat multikultural dewasa ini. Kata Kunci: Filosofis, Gagasan, Kewarganaraan
Peran guru PKn dalam menanamkan karakter cinta tanah air pada siswa di SMP Negeri 6 Kotamobagu Mamonto, Pratiwi Wulandari; Pasandaran, Sjamsi; Pangalila, Theodorus
Jurnal Civic Education: Media Kajian Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.285 KB) | DOI: 10.36412/ce.v4i1.1874

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana peran guru PKn dan hambatan yang dihadapi dalam Menanamkan Karakter Cinta Tanah Air Pada Siswa di SMP Negeri 6 Kotamobagu. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa, guru dan orang tua. Adapun penelitian ini menemukanbahwa peran guru PKn dalam menanamkan karakter cinta tanah air pada siswa di SMP N 6 Kotamobagu sanggat penting dimana, dalam melaksanakan tugasnya sebagai guru juga dapat membentuk siswa berperilaku baik, berahak mulia, membuat siswa berkarakter yang baik. Serta dapat membimbing siswa mencintai tanah air melalui upacara bendera, kegiatan ekstra kulikuler. Penelitian ini merekomendasikan penelitian lanjut tentang pengembangan pembelajaran PKn berbasis nilai karakter.
Upaya guru PKn dalam membentuk karakter religius siswa SMA Negeri 1 Kotabunan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur Tiba, Andri; Pangalila, Theodorus; Umar, Mardan
Jurnal Civic Education: Media Kajian Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.141 KB) | DOI: 10.36412/ce.v4i1.1875

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui upaya guru PKn dalam pembentukan karakter religius siswa SMA N 1 Kotabunan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMA N 1 Kotabunan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Penelitian ini ditujukan kepada Guru PKn dan siswa SMA N 1 Kotabunan. Data primer adalah data yang diperoleh langsung dari guru PKn yang melihat dan menangani masalah pembentukan karakter religius siswa SMA N 1 Kotabunan. Di samping data primer dikumpulkan data sekunder segala sumber informasi yang dapat menunjang data primer. Data sekunder masih bersifat umum dan masih berhubungan dengan fenomena yang diteliti. Data sekunder antara lain tentang data sekolah, keadaan sekolah, jumlah guru dan pegawai/karyawan, sarana dan prasarana di sekolah. Data ini melalui wakil kepala sekolah dan sumber data yang ada di sekolah. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Peneliti dapat menyimpulkan beberapa hal yaitu: (1). Guru PKn sudah mengupayakan proses pembentukkan karakter religius siswa tapi belum maksimal. (2). Guru PKn mengalami kendala dalam pelaksanaan pembentukan karakter religius pada siswa. (3). Guru PKn belum mampu membentuk karakter religius siswa sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai. Penelitian ini merekomendasi penelitian lanjut tentang nilai-nilai religious yang mempengaruhi perkembangan siswa..
Nilai budaya masyarakat Sulawesi Utara sebagai model pendidikan toleransi Theodorus Pangalila; Jeane Mantiri
Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Vol 20 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 20 No. 1 Oktober 2020
Publisher : Program Studi PPKn FIS UNJ & Asosiasi Profesi PPKn Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jimd.v20i01.15924

Abstract

Hakikat dasar bangsa Indonesia adalah bangsa yang plural dan multikultural. Hal ini tercermin dari semboyan bangsa Indonesia: Bhinneka Tunggal Ika. Kenyataan dewasa ini menunjukkan banyaknya kasus intoleransi terus terjadi. Di tengah banyaknya kasus Intoleransi di berbagai daerah di Indonesia, kenyataan membuktikan bahwa masyarakat kota Tomohon-Sulawesi Utara tetap hidup dalam suasana penuh toleransi di tengah perbedaan agama, suku, ras, bahasa dan budaya. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan tentang bagaimana nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Sulawesi Utara menjadi model toleransi. Penelitian ini dilakukan di kota Tomohon Sulawesi Utara. Sumber data dalam penelitian ini adalah masyarakat lokal, berbeda agama, suku, bahasa, pemuka agama dan pemerintah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Adapun penelitian ini menemukan bahwa nilai budaya/kearifan lokal masyarakat Sulawesi Utara: Si Tou Timou Tumou Tou (Manusia Hidup untuk Memanusiakan Orang Lain), Mapalus (Gotong-royong) dan Torang Samua Basudara (Kita Semua Bersaudara) mampu membuat masyarakat Sulawesi Utara hidup dalam suasana penuh toleransi, sehingga bisa diadopsi dan dikembangkan menjadi model pendidikan toleransi. Ketiga nilai budaya ini terimplementasi secara konkrit dalam kehidupan konkrit masyarakat yang tidak membeda-bedakan asal-usul suku, agama, etnis dari masyarakat. Adapun penelitian ini merekomendasikan penelitian lanjut tentang pengembangan model pembelajan berbasis nilai budaya lokal. Abstract: The basic nature of the Indonesian people is a plural and multicultural nation. This is reflected in the Indonesian motto: Unity in Diversity. Today's reality shows that many cases of intolerance continue to occur. In the midst of the many cases of intolerance in various regions in Indonesia, the reality proves that the people of the city of Tomohon-North Sulawesi continue to live in an atmosphere of tolerance in the midst of differences in religion, ethnicity, race, language and culture. The purpose of this study is to describe how the values of the local wisdom of the people of North Sulawesi become a model of tolerance. This research was conducted in the city of Tomohon, North Sulawesi. The data sources in this study are local people, different religions, ethnicities, languages, religious leaders and government. This research uses a qualitative descriptive approach by collecting data through observation, interviews and documentation studies. The research found that the cultural values / local wisdom of the North Sulawesi people: Si Tou Timou Tumou Tou (Humans Live to Humanize Others), Mapalus (Mutual Cooperation) and Torang Samua Basudara (We Are All Brothers) are able to make North Sulawesi people live in an atmosphere of tolerance, so that it can be adopted and developed into a model of tolerance education. These three cultural values are implemented concretely in the concrete life of the community which does not differentiate between ethnic, religious, and ethnic origins from the community. The study recommends further research on the development of a learning model based on local cultural values.
Co-Authors Abdul, Apriyanti Abzan Laebe Adensi Timomor Aksilas Dasfordate Anace Carolina Essing Andrew C. Rattu Andro Waney Antonius Heatubun Apeles Lexi Lonto Apeles Lexi Lonto, Apeles Lexi Arie Supriati Arundaa, Rillya Bahri bahri Bartolomeus Samho Biringan , Julien Brain Fransisco Supit Candra Cuga Christy N Mintjelungan Danny A. Masinambow Daria, Daria Darmawan Edi Winoto Davidson Takasana Deisye Supit Diange, Sulis Donald Sambuaga Doringin, Ferry Elpanius Paat Elparianti Elparianti Emor, Anggreiny C. J. Fentje Ferry Assa ferdinand kerebungu Frangky Alexander Tintingo Geor, Gorius Gleydia Sefanya Mandagi Grace Jenny Soputan Hasran Heidi Kristian Repi Helen Mona Romaito Pakpahan Imam, Indra A. Isye Junita Melo Jacobus, Susan NH Jan A Rattu Jeane Mantiri Jeffry Sony Junus Lengkong Juliana Margareta Sumilat Julien Biringan Jumrah Jamil Kamasi, Christian Daniel Keintjem, Maxi Ventje Kondoy, Eric KOSMAS SOBON La Doni Laatung, Fransika Lahiya, Sulistiwati Lalogiroth, Benedikta Firginia Laoh, Enjeli Firmala Lembong, Patrisia Lidya Julita Sipangkar Lihart Lumapow Loho, Ambrosius Markus Mamonto, Pratiwi Wulandari Manuel Vidi Korompis Mardan Umar Margareta Oktavia Sumilat Maria Fatimah Larinda Marssel Michael Sengkey Masloman, Fikry Ramadhan Meily Ivane Esther Neman Melpa Riama Hutapea Milala, Dita Mongkau, Juan G Natanael kaunang Nining Rahmawati Nurhayati Nurhayati Paka, Nuriska Paulus Robert Tuerah Pombaile, Ervina Princess Chevania Runturambi Putri Christina Mariam Pareda Randy Michael Karepouwan Rasid Yunus, Rasid Ratika Mokoagow Rico Septian Noor Risal Risal Rofinus, Banunaek Romi Mesra Ruth Sriana Umbase Sakura, Hamdan Salettia, Dismas Valens Sampel, Ferry Lourens Saril Parinding Sendiang, Dhea Jessica Siti Fatimah Sjamsi Pasandaran Sjamsi Pasandaran Sore, Jaya Sasube Subuh, Hairun Surentu, Olvi Steva Susan Noviaty Herienth Jacobus Tampi, Debora Tanase, Tasente Tandea, Leidi Tani, Brigita Junainsi Tati, Andi Dewi Riang Telly D. Wua Tiba, Andri Veronike E.T Salem Wahyudin Noe, Wahyudin Walujan, Melisa Warouw, Roland Aldo Wua, Telly Delly Yohanes Bery Mokalu Yuli Adhani Yusak ratunguri Yuspan Bempa Zulfikar Adjie