Implementasi Kurikulum Merdeka merupakan upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang berorientasi pada pengembangan kompetensi dan karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Islam Mambaul Ulum, ditinjau dari aspek desain pembelajaran, implementasi, dan evaluasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui studi dokumen, observasi pembelajaran, dan wawancara dengan guru PAI serta pihak sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka memberikan fleksibilitas bagi guru PAI dalam merancang pembelajaran yang berorientasi pada peserta didik, menerapkan diferensiasi, serta mengintegrasikan pembelajaran berbasis proyek dan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila. Namun, dalam praktiknya, implementasi kurikulum masih menghadapi berbagai kendala, antara lain keterbatasan literasi digital guru, belum optimalnya pemanfaatan teknologi pembelajaran, serta lemahnya penerapan asesmen formatif secara berkelanjutan. Evaluasi pembelajaran PAI masih didominasi oleh penilaian kognitif, sementara penilaian sikap spiritual dan karakter religius belum terintegrasi secara sistematis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran PAI memerlukan sinergi antara kesiapan guru, dukungan manajemen sekolah, pemanfaatan teknologi pembelajaran, serta kolaborasi dengan lingkungan keluarga dan masyarakat. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan model pembelajaran PAI yang adaptif, kontekstual, dan berkelanjutan di sekolah berbasis Islam.
Copyrights © 2025