Kawah Putih di Ciwidey merupakan salah satu destinasi wisata alam yang memiliki daya tarik unik karena keterikatan kuat dengan legenda Gunung Patuha yang dianggap angker oleh masyarakat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana narasi budaya dan unsur mistis tersebut dikelola sebagai strategi pengembangan pariwisata yang efektif. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan studi kasus dan wawancara, penelitian ini menelaah peran budaya Sunda dalam membentuk persepsi wisatawan, keterlibatan masyarakat lokal, serta pengaruh nilai-nilai tradisional terhadap model manajemen kawasan. Temuan menunjukkan bahwa unsur mistis tidak hanya menjadi cerita pelengkap, tetapi berfungsi sebagai branding element yang memperkuat identitas destinasi. Selain itu, integrasi kearifan lokal dalam sistem pengelolaan meningkatkan keberlanjutan wisata karena mendorong partisipasi masyarakat, pelestarian adat, dan pemberdayaan ekonomi lokal. Dengan demikian, konsep “Mystic Management” dapat menjadi pendekatan alternatif dalam pengelolaan destinasi wisata berbasis budaya, di mana narasi legenda justru menjadi aset strategis untuk menciptakan pengalaman wisata yang berbeda dan bernilai tinggi.
Copyrights © 2026