Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jakarta memegang peranan penting dalam perekonomian lokal dan nasional. Namun, dalam menghadapi pasar yang semakin kompetitif, UMKM dihadapkan pada berbagai tantangan yang memengaruhi daya saing mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi daya saing UMKM di Jakarta, dengan fokus pada pengelolaan keuangan, pemanfaatan teknologi, inovasi produk, dan kemampuan manajerial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap pelaku UMKM, pengamatan langsung, serta analisis dokumen yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar UMKM di Jakarta masih menghadapi kesulitan dalam pengelolaan keuangan yang efisien, serta pemanfaatan teknologi digital yang belum maksimal. Banyak pelaku UMKM yang mengandalkan pencatatan manual dalam mengelola arus kas, yang berdampak pada keterbatasan dalam merencanakan ekspansi dan memperoleh pembiayaan dari lembaga keuangan. Selain itu, meskipun telah ada adopsi teknologi digital, banyak UMKM yang belum memanfaatkan potensi platform digital secara optimal. Inovasi produk yang terus-menerus juga masih menjadi tantangan, meskipun beberapa sektor seperti makanan dan fashion telah menunjukkan perkembangan dalam hal desain dan keberlanjutan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa untuk meningkatkan daya saing, UMKM di Jakarta perlu memperbaiki pengelolaan keuangan, memaksimalkan pemanfaatan teknologi digital, terus berinovasi, serta memperkuat kemampuan manajerial dan kepemimpinan. Dukungan dari pemerintah dan sektor swasta sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan UMKM.
Copyrights © 2025