Pelaksanaan pengujian kendaraan bermotor jenis angkutan umum merupakan salah satu instrumen penting dalam menjamin keselamatan lalu lintas, kelayakan teknis kendaraan, serta perlindungan bagi pengguna jasa transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pengujian kendaraan bermotor jenis angkutan umum di Dinas Perhubungan Kabupaten Sumbawa, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas pejabat dan petugas penguji kendaraan bermotor di Dinas Perhubungan Kabupaten Sumbawa, serta pemilik dan pengemudi angkutan umum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pengujian kendaraan bermotor telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, namun dalam praktiknya masih ditemukan sejumlah kendala, seperti keterbatasan sarana dan prasarana pengujian, jumlah sumber daya manusia penguji yang belum optimal, serta tingkat kepatuhan pemilik kendaraan yang masih relatif rendah. Kondisi tersebut berdampak pada belum maksimalnya jaminan keselamatan dan kelayakan operasional angkutan umum. Oleh karena itu, diperlukan upaya penguatan kapasitas kelembagaan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, modernisasi peralatan pengujian, serta peningkatan pengawasan dan sosialisasi kepada pemilik kendaraan agar pelaksanaan pengujian kendaraan bermotor dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025