Underweight masih menjadi masalah gizi pada balita yang berdampak terhadap pertumbuhan dan kesehatan jangka panjang. Prevalensi underweight di wilayah kerja UPTD Puskesmas Sungai Tabuk 3 tahun 2024 sebesar 12,5% dan diduga berkaitan dengan riwayat berat badan lahir rendah (BBLR) serta Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh BBLR dan riwayat ISPA terhadap kejadian balita underweight. Penelitian menggunakan desain case control dengan 160 responden, terdiri atas 40 balita underweight sebagai kelompok kasus dan 120 balita dengan status gizi normal sebagai kelompok kontrol usia 24–59 bulan. Data dikumpulkan melalui wawancara ibu dan penelusuran buku KIA, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara BBLR (p = 0,001; OR = 1,779) dan riwayat ISPA (p = 0,006; OR = 1,103) terhadap kejadian underweight. Diperlukan pemantauan tumbuh kembang balita dengan riwayat BBLR serta pencegahan ISPA melalui edukasi PHBS dan perbaikan lingkungan.
Copyrights © 2026