Penelitian ini mengkaji fenomena dunia khayalan kpop dikalangan mahasiswa melalui pendekatan teori-teori fungsi psikis, khususnya bayangan (shadow), dan fantasi, Fokus utama dalam penelitian ini yaitu bagaimana konsumsi konten kpop berdampak pada pembentukan peran, identitas, dan proyeksi diri mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif- deskriptif dengan Teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara terhadap mahasiswa yang menjadi penggemar Kpop di beberapa universitas. Dunia khayalan Kpop berperan sebagai wadah pelampiasan emosi, idealisasi figure, serta pembentukan identitas semu yang terkadang menjauhkan individu dari realitas sosial. Fungsi bayangan muncul dalam bentuk identifikasi berlebihan terhadap idola, sementara fantasi memberi ruang untuk pelarian psikologis dari tekanan akademik dan sosial. Kesimpulannya, budaya Kpop bukan hanya konsumsi budaya populer, tetapi juga memengaruhi dinamika psikis mahasiswa dalam menjalankan peran sosialnya. Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa untuk memiliki kesadaran reflektif agar tidak larut dalam identifikasi semu yang menggangu keseimbangan psikis.
Copyrights © 2025