Kehadiran siswa merupakan indikator penting kedisiplinan dalam proses akademik. Di SMA IT Yapira, sistem pencatatan kehadiran saat ini masih dilakukan secara konvensional dengan memanggil nama siswa satu per satu (manual roll call). Metode ini sangat tidak efisien karena memakan waktu efektif pembelajaran, rawan kesalahan pencatatan, dan menyulitkan proses rekapitulasi data. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem absensi berbasis barcode (QR Code) serta memberikan pelatihan penggunaannya kepada guru dan siswa. Metode pelaksanaan meliputi perancangan sistem selama tiga minggu dan pelatihan intensif selama satu hari. Hasil dari kegiatan ini adalah tersedianya sistem absensi digital yang memungkinkan pencatatan kehadiran secara instan melalui pemindaian kartu pelajar, menggantikan metode pemanggilan manual yang lambat. Penerapan sistem ini terbukti meningkatkan efisiensi waktu jam pelajaran dan validitas data absensi.
Copyrights © 2025