Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak penggunaan handphone (HP) terhadap kesehatan mental mahasiswa Universitas Islam Lamongan, dengan fokus pada tingkat kecemasan dan insomnia. Latar belakang penelitian ini didasari oleh meningkatnya intensitas penggunaan handphone yang meskipun memudahkan akses informasi, berpotensi menimbulkan gangguan psikologis. Faktor pemicu di antaranya adalah Fear of Missing Out (FOMO), perbandingan sosial, tekanan untuk selalu terhubung, serta paparan cahaya biru yang mengganggu ritme sirkadian dan produksi melatonin. Metode yang digunakan adalah klasifikasi dengan algoritma Naïve Bayes, dipilih karena kemampuannya mengolah data dengan tingkat akurasi yang baik pada jumlah data terbatas. Data diperoleh melalui kuesioner yang memuat Patient Health Questionnaire-9 (PHQ-9) untuk mengukur tingkat depresi, serta variabel pola penggunaan handphone, meliputi durasi penggunaan, frekuensi akses media sosial, dan intensitas penggunaan sebelum tidur. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara penggunaan handphone yang tinggi dengan peningkatan gejala kecemasan dan insomnia. Mahasiswa dengan pola penggunaan handphone intens cenderung mengalami gangguan psikologis dalam kategori ringan hingga berat. Evaluasi klasifikasi Naïve Bayes yang diterapkan menghasilkan tingkat akurasi sebesar 78%. Temuan ini menegaskan pentingnya kesadaran terhadap dampak penggunaan handphone, serta dapat dijadikan dasar penyusunan strategi pencegahan masalah kesehatan mental di kalangan mahasiswa.
Copyrights © 2026