Low Back Pain (LBP) merupakan salah satu masalah muskuloskeletal yang sering dialami masyarakat dan dapat menurunkan kualitas hidup serta produktivitas. Sebagian besar kasus LBP bersifat non-spesifik dan dapat ditangani secara konservatif melalui pendekatan nonfarmakologis, salah satunya dengan exercise. Namun, rendahnya pengetahuan dan keterampilan pasien dalam melakukan exercise yang tepat menjadi kendala dalam penatalaksanaan LBP secara mandiri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pasien tentang penatalaksanaan Low Back Pain melalui exercise. Kegiatan dilaksanakan di Instalasi Rehabilitasi Medik RS Haji Sukolilo Surabaya dengan sasaran pasien pengunjung yang mengalami keluhan nyeri punggung bawah ringan hingga sedang. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan melalui ceramah interaktif, demonstrasi, dan praktik langsung exercise, disertai evaluasi menggunakan pre-test dan post-test serta observasi keterampilan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 56,3 menjadi 82,7. Sebanyak 73,3% peserta mampu melakukan exercise secara mandiri dan benar. Selain itu, terjadi penurunan rata-rata skala nyeri dari 5,8 menjadi 4,1 berdasarkan Numeric Rating Scale (NRS). Tingkat kepuasan peserta terhadap kegiatan mencapai 96,7%. Kegiatan ini dapat disimpulkan efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran pasien mengenai pentingnya exercise sebagai bagian dari penatalaksanaan Low Back Pain. Program edukasi ini diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan sebagai upaya promotif dan preventif di layanan rehabilitasi medik. Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui upaya promotif dan preventif dalam penatalaksanaan nyeri punggung bawah, serta SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan kesehatan masyarakat.
Copyrights © 2026