Kampung Pondok Pucung RT 005 dan 006, RW 02, Tangerang Selatan, adalah kampung kota yang bersebelahan dengan kawasan permukiman modern Bintaro Jaya. Walaupun demikian, kampung ini minim sarana dan prasarana, termasuk perihal pengelolaan sampah. Warga mengelola sampah secara mandiri karena tidak ada sistem pengelolaan sampah yang diberikan oleh pemerintah setempat. Sebagian kecil warga bekerja sama dengan pihak luar untuk mengambil sampah mereka dengan model iuran, sementara sebagian besar warga membakar, menimbun atau membuang sampah di lahan-lahan kosong. Situasi ini yang menjadi permasalahan di Pucung dan dasar dari kemitraan Tim penulis dengan organisasi pemuda/i Green Camp dan Bank Sampah Mawar Kampung Pondok Pucung, RT 005 dan 006, RW 02. Kemitraan ini bertujuan menyelenggarakan festival yang berfokus pada pengelolaan sampah secara kreatif dan inovatif. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah metode pemberdayaan masyarakat melalui desain dengan tahapan Design Thinking (DT). Kegiatan ini terintegrasi dengan kegiatan PKM Hibah Kemdiktisaintek, MK. Desain, Masyarakat, Lingkungan, serta melibatkan Dosen dan mahasiswa/i Prodi Desain Interior, Fakultas Desain, UPH. Kata Kunci: Pengelolaan sampah, pola pikir kreatif & inovatif, festival, pemuda/i, Design Thinking.
Copyrights © 2025