Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kekerabatan reduplikasi bahasa jawa dan madura dalam dua perspektif yaitu bentuk dan maknanya. Metode yang digunakan pada penelitian kualitatif dekriptif. Data yang diperoleh ini berdasarkan hasil dari observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Wawancara ini dilakukan kepada 3 orang warga asli Probolinggo yang tinggal di kecamatan Sumberasih, Mayangan dan Dringu. Hasil penelitian ini yaitu terdapat dua bentuk reduplikasi seperti reduplikasi penuh dan sebagian di dalam hubungan kekerabatan reduplikasi dalam bahasa jawa dan madura di kota Probolinggo. Juga menghasilkan tiga makna yakni makna ‘banyak’, makna ‘kontinuitas’, dan makna ‘intensitas kualitatif’ di dalam hubungan kekerabatan reduplikasi dalam bahasa jawa dan madura di kota Probolinggo.
Copyrights © 2026