Pembelajaran kimia di abad ke-21 menghadapi tantangan dalam meningkatkan pemahaman konsep sekaligus keterampilan abad 21 peserta didik, khususnya pada materi yang bersifat abstrak dan membutuhkan keterampilan praktis seperti titrasi asam–basa. Pendekatan pembelajaran inovatif yang mengintegrasikan Project-Based Learning (PjBL), Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM), serta prinsip Green Chemistry dipandang relevan untuk menjawab tantangan tersebut. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis hasil-hasil penelitian terdahulu terkait penerapan PjBL berbasis STEM dan Green Chemistry dalam pembelajaran kimia, serta peran Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) sebagai media pendukung dalam meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan abad 21. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah artikel jurnal nasional dan internasional yang relevan dalam rentang sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi PjBL–STEM mampu mendorong keterlibatan aktif peserta didik, meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif, serta mengaitkan konsep kimia dengan permasalahan nyata. Penerapan prinsip Green Chemistry dalam pembelajaran kimia terbukti memperkuat kesadaran lingkungan, mendorong praktik laboratorium yang lebih aman, dan mendukung pembelajaran berkelanjutan. LKPD terintegrasi PjBL–STEM berorientasi Green Chemistry berperan sebagai scaffolding pembelajaran yang efektif dalam membimbing proses berpikir peserta didik, mengembangkan kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi. Temuan ini menegaskan bahwa pengembangan dan implementasi LKPD PjBL–STEM berorientasi Green Chemistry memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran kimia secara konseptual, kontekstual, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026