Stunting merupakan permasalahan kesehatan publik yang masih menjadi perhatian serius di Indonesia karena berdampak pada perkembangan fisik dan kognitif anak. Rendahnya pemahaman masyarakat serta belum dikenalnya sistem penilaian terintegrasi menyebabkan proses identifikasi keluarga berisiko stunting sering dilakukan secara subjektif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mensosialisasikan penggunaan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) identifikasi keluarga berisiko stunting berbasis metode VIKOR melalui Expo PNBP Politeknik Negeri Sriwijaya. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi yang dipadukan dengan demonstrasi langsung penggunaan sistem. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta terkait indikator risiko serta kemampuan dalam mengoperasikan dashboard aplikasi untuk membaca profil keluarga berisiko. SPK ini terbukti efektif sebagai media edukasi dan alat bantu identifikasi yang mampu mendukung penilaian risiko stunting secara lebih objektif dan terukur.
Copyrights © 2026