Improving the quality of basic education is often hampered by the gap between teacher competency standards and learning practices in the field, as indicated in Cluster 1, Tungkal Jaya District, which is still dominated by conventional methods. This study aims to empirically examine the influence of teacher pedagogical and professional competencies on learning quality in order to formulate targeted strategies for improving education quality. Using a quantitative approach with an ex post facto design, this study employed a total sampling technique involving the entire population of 80 public elementary school teachers as respondents. Data collection was conducted comprehensively through a validated questionnaire, then analyzed using multiple linear regression. The research findings revealed that pedagogical competency contributed 28.8%, while professional competency had a more dominant impact on learning quality, at 48.4%. Simultaneously, these two variables contributed significantly, at 57.5%. The main conclusion confirms that optimizing learning quality is highly dependent on the synergy between classroom management skills and in-depth mastery of the material. Therefore, a continuous professional development program is needed to holistically improve teacher capabilities. ABSTRAKPeningkatan mutu pendidikan dasar sering kali terhambat oleh kesenjangan antara standar kompetensi guru dan praktik pembelajaran di lapangan, sebagaimana terindikasi di Gugus 1 Kecamatan Tungkal Jaya yang masih didominasi metode konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh kompetensi pedagogik dan profesional guru terhadap mutu pembelajaran guna merumuskan strategi peningkatan kualitas pendidikan yang tepat sasaran. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto, studi ini menerapkan teknik total sampling yang melibatkan seluruh populasi sebanyak 80 guru sekolah dasar negeri sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan secara komprehensif melalui kuesioner yang telah tervalidasi, kemudian dianalisis menggunakan uji regresi linier berganda. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa kompetensi pedagogik memberikan kontribusi pengaruh sebesar 28,8%, sementara kompetensi profesional memiliki dampak yang lebih dominan sebesar 48,4% terhadap mutu pembelajaran. Secara simultan, kedua variabel tersebut berkontribusi signifikan sebesar 57,5%. Simpulan utama menegaskan bahwa optimalisasi mutu pembelajaran sangat bergantung pada sinergi antara kemampuan manajerial kelas dan penguasaan materi yang mendalam, sehingga diperlukan program pengembangan profesional berkelanjutan untuk meningkatkan kapabilitas guru secara holistik.
Copyrights © 2025