SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS
Vol. 5 No. 4 (2025)

PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY UNTUK MENINGKATKAN SIKAP KERJA SAMA SISWA

Lavenda, Sonia (Unknown)
Asriati, Nuraini (Unknown)
Purnama, Shilmy (Unknown)
Bistari, Bistari (Unknown)
Utami, Tri (Unknown)



Article Info

Publish Date
15 Dec 2025

Abstract

This study aims to improve the cooperative attitudes of class VII A students at SMP Negeri 29 Pontianak through the implementation of the Two Stay Two Stray (TSTS) cooperative learning model in Pancasila Education. The type of research used was Classroom Action Research (CAR), implemented in two cycles, each consisting of four stages: planning, implementation, observation, and reflection. The subjects were class VII A students, while data were obtained through observations of the learning process. The collected data were analyzed descriptively by calculating the average results of teacher and student observations. The results showed that the implementation of the TSTS learning model significantly increased student activeness and cooperative attitudes. The percentage of teacher observations increased from 78.57% in cycle I to 89.28% in cycle II, while the percentage of student observations increased from 59.37% to 87.5%. Thus, it can be concluded that the use of the Two Stay Two Stray cooperative learning model is effective in improving students' cooperative attitudes in Pancasila Education, class VII A, SMP Negeri 29 Pontianak, in the 2025/2026 academic year. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan sikap kerja sama siswa kelas VII A SMP Negeri 29 Pontianak melalui penerapan model pembelajaran koo peratif tipe Two Stay Two Stray (TSTS) pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus terdiri atas empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII A, sedangkan data diperoleh melalui observasi terhadap proses pembelajaran. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif dengan menghitung rata-rata hasil observasi guru dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran TSTS dapat meningkatkan keaktifan dan sikap kerja sama siswa secara signifikan. Persentase hasil observasi terhadap guru meningkat dari 78,57% pada siklus I menjadi 89,28% pada siklus II, sedangkan hasil observasi terhadap peserta didik meningkat dari 59,37% menjadi 87,5%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray efektif dalam meningkatkan sikap kerja sama siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas VII A SMP Negeri 29 Pontianak Tahun Pelajaran 2025/2026.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

social

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan ...