Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengeksplorasi keterampilan motorik halus anak usia 5–6 tahun di TK Al Hidayah Karangduren, Balung melalui pendekatan pembelajaran berbasis aktivitas bermain clay. Desain penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan Taggart, 21 anak dijadikan subjek utama dalam proses intervensi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara dengan guru, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran, yang kemudian dianalisis secara kombinatif menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan progresif pada kemampuan motorik halus anak, n=21 anak Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis & Mc Taggart dua siklus, TPC meningkat dari 29,9% menjadi 35,1% dan 40,6%. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan media clay sebagai sarana bermain dapat memberikan dampak positif terhadap stimulasi keterampilan motorik halus pada anak usia dini.
Copyrights © 2026