Penelitian ini menggunakan data sekunder yang telah melalui beberapa proses pra-pengolahan, mencakup penanganan data yang hilang, standarisasi data numerik, serta konversi data kategorikal menggunakan teknik One-Hot Encoding. Sebagian besar data (80%) digunakan dalam tahap pelatihan, sedangkan 20% sisanya digunakan untuk tahap pengujian, sedangkan model diimplementasikan dengan metode LinearRegression() pada library scikit-learn. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model berhasil menangkap hubungan linier di antara variabel independen dan dependen, memperoleh nilai MAE = 0,509; MSE = 0,464; RMSE = 0,681; dan R² = 0,627. Hal ini menandakan bahwa sekitar 62,7 persen variasi harga rumah di wilayah Jabodetabek dapat dijelaskan oleh model tersebut.
Copyrights © 2025