Tujuan dialakukanya penelitian ini adalah agar bisa menghasilkan suatu sistem pakar guna menentukan siswa yang berhak menerima beasiswa di SMKN 4 Payakumbuh secara valid, efektif, dan praktis. Permasalahan yang dihadapi dalam proses seleksi beasiswa antara lain adalah kompleksitas kriteria seleksi seperti prestasi akademik, kondisi ekonomi, dan keadaan keluarga, kebutuhan akan sistem yang mampu memberikan alasan logis kepada orang tua terkait hasil seleksi, serta lamanya proses seleksi manual karena pengumpulan dan verifikasi data yang memakan waktu. Untuk mengatasi permasalahan itu penulis merancang sistem pakar berdasarkan metode forward chaining, yaitu metode berbasis aturan yang memulai dengan mencari fakta-fakta yang ada supaya dapat menghasilkan sebuah kesimpulan. Hasil yang didapatkan setelah penelitian menunjukkan jika sistem pakar yang dikembangkan, yaitu SIPABEA, memiliki kemampuan untuk mengevaluasi kelayakan siswa secara otomatis, serta menghemat waktu dalam proses seleksi. Berdasarkan hasil pengujian, nilai validitas SIPABEA mencapai 0,88 yang menunjukkan bahwa sistem ini sangat valid. Selain itu, nilai praktikalitas sebesar 1 menunjukkan bahwa sistem sangat praktis untuk digunakan, dan nilai efektivitas sebesar 0,87 mengindikasikan bahwa sistem memiliki tingkat efektivitas yang tinggi. Dengan demikian, sistem ini memberikan kontribusi dalam penerapan teknologi informasi di bidang pendidikan, khususnya dalam proses seleksi beasiswa yang lebih efisien.
Copyrights © 2026