Kepuasan pelanggan merupakan faktor fundamental dalam dunia bisnis karena mutu pelayanan yang tidak optimal dapat secara langsung menurunkan tingkat kepuasan konsumen. Tujuan penelitian untuk menilai tingkat kepuasan pelanggan, mengidentifikasi aspek pelayanan yang menjadi kekuatan maupun kelemahan, menentukan prioritas perbaikan, serta menyusun strategi peningkatan mutu layanan di Toko Alfamidi Muara Ciujung Barat. Berdasarkan hasil karakteristik responden, diperoleh data bahwa 6,1% pelanggan merasa cukup puas, 34,4% puas, dan 59,6% sangat puas. Secara keseluruhan, tingkat kepuasan pelanggan termasuk dalam kategori “sangat puas” dengan nilai 84,02%. Analisis SERVQUAL memperlihatkan bahwa seluruh atribut menunjukkan nilai gap negatif, menandakan bahwa layanan yang diberikan belum sepenuhnya sesuai dengan ekspektasi pelanggan, meskipun tingkat kepuasan tergolong tinggi. Dimensi tangible merupakan keunggulan utama dengan nilai kualitas pelayanan 0,973, sementara dimensi empathy menjadi aspek terlemah dengan skor 0,941. Berdasarkan hasil Importance Performance Analysis (IPA), atribut-atribut dalam kuadran I—yang menjadi prioritas utama perbaikan—meliputi komunikasi antara karyawan dan pelanggan, pemahaman produk, kecepatan antrean kasir, kesesuaian harga antara label dan sistem kasir, serta kemampuan karyawan dalam menanggapi pelanggan dengan jelas. Rekomendasi peningkatan meliputi pelatihan SOP pelayanan, penataan produk yang lebih sistematis, peningkatan komunikasi, pemeriksaan harga secara rutin, serta penambahan kasir pada jam sibuk.
Copyrights © 2025