Pemerintah Indonesia menggunakan sistem otonomi daerah, yang mengharuskan pemerintah daerah memiliki kemampuan untuk mengelola dan mengatur keuangan mereka sendiri. Sistem ini sebenarnya untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan kemajuan negara. Belanja modal memengaruhi pertumbuhan ekonomi di beberapa penelitian. Namun, pertumbuhan ekonomi di setiap wilayah Indonesia beraneka macam termasuk di kabupaten/kota wilayah jambi. Pengaruh belanja modal terhadap pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut belum sangat unik karena berfluktuasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh belanja modal terhadap pertumbuhan ekonomi pada kabupaten atau kota di Provinsi Jambi. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear sederhana. Hasil menunjukkan nilai R-squared di bawah t tabel sebesar 0.271366, hasil penelitian memperlihatkan belanja modal tidak berpengaruhh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi pada kabupaten atau kota di provinsi Jambi.
Copyrights © 2026