Ancaman siber terus berevolusi seiring perkembangan teknologi, salah satunya adalah serangan Ransomware yang menyebabkan kerugian finansial yang signifikan dan mengganggu operasi bisnis serta individu. Kasus-kasus ransomware terkenal seperti WannaCry, NotPetya, GandCrab, Ryuk, dan REvil/Sodinokibi telah menunjukkan dampak negatif dari serangan tersebut. Insiden global WannaCry membuktikan bahwa celah keamanan sekecil apapun pada sistem operasi dapat berakibat fatal jika diabaikan. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau kembali mekanisme serangan tersebut dan merumuskan langkah pertahanan praktis yang bisa diterapkan oleh pengguna Windows. Melalui pendekatan studi kasus dan kajian literatur teknis, ditemukan bahwa mayoritas infeksi terjadi akibat kelalaian dalam pemeliharaan sistem. Oleh karena itu, penerapan disiplin Manajemen Patch untuk menutup celah keamanan (vulnerability) dan konfigurasi Firewall untuk membatasi akses jaringan, terbukti menjadi metode mitigasi yang paling efektif dalam mencegah masuknya malware.
Copyrights © 2026