Keterbatasan akses sumber listrik di wilayah terpencil atau situasi darurat sering kali menghambat ketersediaan daya bagi perangkat telekomunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang bangun alat pengisi daya (charger) hibrida yang mengintegrasikan penyimpanan energi kimia baterai dan konversi energi mekanik dinamo sebagai solusi alternatif. Metode penelitian menggunakan Research and Development (R&D) dengan pendekatan deskriptif kuantitatif untuk menguji stabilitas tegangan dan efektivitas pengisian daya. Prototipe dirancang menggunakan baterai 18650, dinamo 12V, dan modul regulator tegangan untuk menstabilkan luaran. Hasil pengujian menunjukkan bahwa integrasi regulator berhasil menstabilkan fluktuasi tegangan dinamo (rentang 5–12V) menjadi tegangan konstan 5V yang aman bagi ponsel. Pengujian efektivitas selama 15 menit menunjukkan kenaikan kapasitas baterai ponsel sebesar 5–10% pada mode baterai dan 2–4% pada mode dinamo. Disimpulkan bahwa meskipun mode dinamo memiliki efisiensi yang lebih rendah akibat variabilitas putaran manual, alat ini layak diimplementasikan sebagai solusi catu daya darurat (emergency kit) yang portabel, ekonomis, dan memiliki redundansi energi yang andal.
Copyrights © 2025