Pemerataan rasio antara guru dan murid merupakan salah satu elemen krusial untuk meningkatkan mutu pendidikan. Ketidakmerataan dalam penyebaran tenaga pengajar bisa mengakibatkan proses belajar-mengajar menjadi kurang efektif, terutama di daerah dengan jumlah siswa yang cukup besar. Penelitian ini dimaksudkan untuk distribusikan guru dan murid di tingkat Sekolah Dasar (SD) baik negeri maupun swasta di Provinsi DK Jakarta dengan menerapkan metode K-Means Clustering. Kami menggunakan data sekunder dari periode 2021 hingga 2024 yang diperoleh dari Kemendikdasmen. Pengelompokan data dilakukan dengan mempertimbangkan rasio guru terhadap murid, dan jumlah klaster yang paling optimal ditetapkan melalui metode K-Means Clustering. Hasil analisis menunjukkan bahwa data tersebut dapat dibagi menjadi tiga kelompok, yakni wilayah dengan rasio guru-murid rendah, sedang, dan tinggi. Kelompok dengan rasio tinggi menandakan adanya ketidakseimbangan dalam distribusi guru yang berpotensi mengurangi keefektifan pembelajaran. Temuan ini memberikan wawasan tentang situasi pemerataan tenaga pendidik di DK Jakarta dan diharapkan bisa menjadi acuan bagi para pembuat kebijakan untuk merancang strategi penyebaran guru yang lebih seimbang serta berkelanjutan.
Copyrights © 2025