Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Etika Komunikasi Antar Budaya: Memahami Perbedaan dan Menghindari Kesalahpahaman Meilani, Aulia; Widiyanarti, Tantry; Faiz, Muhammad Alvin; Prasetyo, Falbio Danu; Azzahra, Aulia; Zulfa, Fathimatuzzahra Indana
Indonesian Culture and Religion Issues Vol. 1 No. 4 (2024): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/diksima.v1i4.108

Abstract

Komunikasi antarbudaya menjadi semakin penting di era globalisasi karena interaksi yang terus meningkat antara individu dari latar belakang budaya yang berbeda. Artikel ini membahas pentingnya etika komunikasi antarbudaya dalam memahami perbedaan budaya serta menghindari kesalahpahaman. Etika dalam komunikasi berperan penting dalam mencegah konflik dan mempromosikan saling menghormati antara kelompok budaya yang beragam. Studi ini menyoroti tantangan utama dalam komunikasi lintas budaya, seperti perbedaan bahasa, nilai, dan norma, serta mengidentifikasi strategi komunikasi yang efektif untuk mengatasi hambatan tersebut. Dengan menerapkan prinsip-prinsip etika dalam komunikasi, individu dapat mencapai pemahaman yang lebih baik, menghindari stereotip, dan menciptakan interaksi yang harmonis di antara budaya yang berbeda.
Inovasi Pangan Lokal Dengan Brand “Karopo Jago” untuk Peningkatan Ekonomi di Desa Pajo Kabupaten Bima Hardinandar, Fajrin; Mulya, Khas Sukma; Amelia, Rizky; Syafruddin, Syafruddin; Rizkan, Muhammad; Akbar, Muhammad; Nursani, Nursani; Afrizanudin, Muhammad; Saputri, Adinda Riska; Amanda, Amanda; Faiz, Muhammad Alvin; Syahrul, Syahrul
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 16, No 1 (2025): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v16i1.19192

Abstract

Kabupaten bima merupakan salah satu sentra produksi jagung terbesar di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Namun, komoditas unggulan pertanian jagung di abupaten Bima lebih banyak dijual dalam bentuk bahan mentah ke luar daerah, kemudian diolah dan dijual kembali ke masyarakat NTB. Hal ini menyebabkan masyarakat Kabupaten Bima tidak mendapatkan nilai tambah dari hasil pertanian mereka sendiri. Metodologi yang digunakan berbasis analisis studi kelayakan dan pemberdayaan masyarakat di Desa Paji, Kabupaten Bima. Tim dosen dan mahasiswa kewirausahaan Universitas Muhammadiyah Bima telah menghasilkan inovasi produk pangan Jagung dengan brand “Karopo Jago”. Produk ini telah di presentasikan di kegiatan Entrepeneruship Award VII di bangka Belitung. Inovasi produk ini selanjutnya telah diperkenalkan kepada masyarakat dan diimplementasikan dengan membentuk incubator bisnis di Desa Pajo. Pengembangan inovasi pangan lokal berbasis jagung dapat menciptakan peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan nilai tambah produk dan memperoleh keuntungan yang lebih besar. selain itu, inovasi pangan lokal mendorong tumbuhnya industri pengolahan pangan, yang selanjutnya dapat menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
Analisis Pemerataan Guru-Murid Sekolah Dasar Negeri dan Swasta di DK Jakarta Tahun 2021-2024 Menggunakan Metode K-Mean Clustering Faiz, Muhammad Alvin; Kumar, Gian; Ardiansyah, Muhammad Raka; Ashari, Muhamad Ihsan; Eriana, Emi Sita
TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2025): TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerataan rasio antara guru dan murid merupakan salah satu elemen krusial untuk meningkatkan mutu pendidikan. Ketidakmerataan dalam penyebaran tenaga pengajar bisa mengakibatkan proses belajar-mengajar menjadi kurang efektif, terutama di daerah dengan jumlah siswa yang cukup besar. Penelitian ini dimaksudkan untuk distribusikan guru dan murid di tingkat Sekolah Dasar (SD) baik negeri maupun swasta di Provinsi DK Jakarta dengan menerapkan metode K-Means Clustering. Kami menggunakan data sekunder dari periode 2021 hingga 2024 yang diperoleh dari Kemendikdasmen. Pengelompokan data dilakukan dengan mempertimbangkan rasio guru terhadap murid, dan jumlah klaster yang paling optimal ditetapkan melalui metode K-Means Clustering. Hasil analisis menunjukkan bahwa data tersebut dapat dibagi menjadi tiga kelompok, yakni wilayah dengan rasio guru-murid rendah, sedang, dan tinggi. Kelompok dengan rasio tinggi menandakan adanya ketidakseimbangan dalam distribusi guru yang berpotensi mengurangi keefektifan pembelajaran. Temuan ini memberikan wawasan tentang situasi pemerataan tenaga pendidik di DK Jakarta dan diharapkan bisa menjadi acuan bagi para pembuat kebijakan untuk merancang strategi penyebaran guru yang lebih seimbang serta berkelanjutan.