Tujuan studi ini meninjau pengaruh inklusi keuangan dan kinerja keuangan terhadap keberlanjutan keuangan pada periode 2020-2025. Penelitian menggunakan metode critical review terhadap 22 artikel ilmiah. Hasil kajian menunjukkan inklusi keuangan mayoritas berpengaruh positif terhadap keberlanjutan keuangan, karena efektif memperluas akses layanan. Namun, temuan ini tidak selalu konsisten jika dipengaruhi oleh kebijakan dan jenis instrumen digital yang digunakan. Kinerja keuangan yang diukur melalui profitabilitas (ROA dan ROE), umumnya berkorelasi positif terhadap keberlanjutan meskipun inkonsistensi juga ditemukan. Seringkali disebabkan oleh fokus laba jangka pendek dan tata kelola yang belum terintegrasi. Stabilitas dan ketahanan sistem keuangan hanya dapat dicapai melalui keseimbangan strategis antara upaya perluasan akses inklusi dan penguatan kinerja keuangan (melalui efisiensi dan tata kelola).
Copyrights © 2026