Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan jenis kaca forensik berdasarkan komposisi kimia yang terkandung di dalamnya menggunakan algoritma K-Means Clustering dan perangkat lunak RapidMiner. Data yang digunakan adalah Glass Identification Dataset yang terdiri dari 9 atribut kimia (seperti RI, Na, Mg, Al, dll.) dan 214 sampel. Sebelum proses clustering, data dinormalisasi menggunakan Z-Transformation untuk memastikan kontribusi atribut yang setara. Algoritma K-Means diimplementasikan dengan nilai k (jumlah cluster) yang ditentukan sebesar 5, dengan 10 kali percobaan (max runs) untuk menemukan struktur pengelompokan yang paling stabil. Hasil menunjukkan pembentukan lima kelompok (cluster) yang berbeda dengan kualitas pengelompokan yang baik (nilai WCSS rendah). Analisis Tabel Centroid mengungkapkan profil kimia yang unik dan dominan untuk setiap kelompok. Misalnya, Cluster X dicirikan oleh kandungan Magnesium (Mg) tertinggi dan Kalsium (Ca) terendah. Pengelompokan ini memvalidasi potensi K-Means dalam mengidentifikasi pola komposisi material yang signifikan, yang sangat berguna dalam aplikasi forensik dan ilmu material.
Copyrights © 2025