Kemampuan membaca dan menulis Al-Qur'an (BTQ) di kalangan siswa sekolah umum saat ini mengalami tantangan signifikan akibat pengaruh teknologi digital dan terbatasnya waktu pembelajaran agama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi implementasi program BTQ dalam meningkatkan literasi religius dan pembentukan karakter siswa berdasarkan sintesis tujuh literatur ilmiah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi implementasi yang efektif meliputi pemanfaatan media inovatif seperti Google Classroom, penerapan metode habituasi melalui program "Sekolah Plus Ngaji", serta optimalisasi peran guru PAI sebagai fasilitator. Selain itu, integrasi ibadah praktis seperti shalat terbukti memperkuat karakter disiplin dan etika siswa. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa sinergi antara inovasi metodologi, pemanfaatan teknologi, dan dukungan lingkungan sekolah merupakan kunci keberhasilan dalam memberantas buta huruf Al-Qur’an serta membangun fondasi moral peserta didik
Copyrights © 2026