Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi organisasi di Divisi Pemberitaan TVRI Jawa Barat sebagai upaya mempertahankan eksistensi lembaga penyiaran publik di tengah persaingan media digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pihak-pihak yang terlibat langsung dalam aktivitas pemberitaan di TVRI Jawa Barat. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan mengaitkan temuan penelitian pada teori komunikasi organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi vertikal satu arah yang sebelumnya diterapkan cenderung menimbulkan hambatan komunikasi, memperlambat pengambilan keputusan, serta membatasi ruang partisipasi staf dalam proses produksi berita. Seiring dengan perubahan lingkungan media, TVRI Jawa Barat mulai melakukan transformasi pola komunikasi menjadi komunikasi dua arah yang lebih partisipatif. Perubahan ini mendorong peningkatan koordinasi kerja, terbukanya arus ide dan gagasan, serta lahirnya inovasi konten yang relevan dengan karakteristik audiens digital. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemahaman bahwa transformasi pola komunikasi organisasi yang dialogis dan adaptif menjadi faktor strategis dalam menjaga eksistensi dan relevansi lembaga penyiaran publik di era konvergensi media.
Copyrights © 2025