Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah menempatkan transformasi ekonomi lokal sebagai salah satu fokus utama agenda politiknya, melalui penguatan ekonomi kerakyatan, pemberdayaan UMKM, dan dorongan hilirisasi produk lokal. Fokus ini penting untuk menjembatani pembangunan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan, terutama di wilayah seperti Kalimantan Selatan dengan potensi sumber daya alam besar dan UMKM lokal yang berkembang. Artikel ini mengeksplorasi bagaimana strategi politik PKS terkait ekonomi kerakyatan diimplementasikan pada skala lokal, serta bagaimana dukungan terhadap UMKM dan upaya hilirisasi memberi dampak terhadap pertumbuhan dan pemerataan ekonomi masyarakat. Kajian dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan studi literatur, dokumen kebijakan partai, dan analisis empiris terhadap perkembangan praktik ekonomi kerakyatan di Kalimantan Selatan. Temuan menunjukkan bahwa pemberdayaan UMKM merupakan pilar penting dalam ekosistem ekonomi kerakyatan karena berkontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja, pemerataan pendapatan, dan peningkatan kemandirian ekonomi lokal, namun menghadapi tantangan seperti akses modal, teknologi, dan pemasaran global. Selain itu, hilirisasi produk lokal menjadi strategi yang belum sepenuhnya terintegrasi dalam kebijakan partai secara struktural di daerah, meskipun secara ideologis didukung sebagai upaya menambah nilai tambah produk lokal. Artikel ini menyimpulkan bahwa meski agenda ekonomi kerakyatan PKS memiliki kerangka normatif kuat, keberhasilan implementasinya sangat bergantung pada kolaborasi dengan pemangku kepentingan lokal, regulasi pemerintah, dan penguatan kapasitas UMKM.
Copyrights © 2026