Dalam meningkatkan sikap kritis dan kreatif di PAUD, masih ada masalah besar, terutama ketika pendekatan pembelajaran belum sepenuhnya kontekstual dan bermakna bagi anak, serta kurangnya pemanfaatan potensi lokal sebagai sumber belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi lokal sebagai sumber pembelajaran kontekstual dalam Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui pendekatan deep learning. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus untuk mengeksplorasi integrasi potensi lokal dalam pembelajaran di PAUD. Studi ini melibatkan 15 anak dari kelompok B di PAUD Aisyiyah Kartoharjo. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur dengan guru dan orang tua, serta dokumentasi kegiatan anak selama proses pembelajaran proyek berlangsung. Instrumen yang digunakan berupa panduan observasi, pedoman wawancara, dan dokumen. Proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dilakukan untuk menganalisis data yang dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model ini meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif secara efektif. Studi ini juga mengidentifikasi faktor-faktor pendukung seperti kemitraan dengan masyarakat dan sumber belajar lokal, serta kendala seperti keterbatasan lahan dan kemampuan guru untuk mengintegrasikan teknologi. Rekomendasi diberikan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran kontekstual meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini dengan menyelaraskan potensi lokal dan inovasi pembelajaran
Copyrights © 2025