Bullying merupakan suatu tindakan kekerasan secara fisik maupun mental yang dilakukan remaja secara berulang-ulang yang dapat menyebabkan gangguan psikologis terhadap korban. Remaja yang mengalami bullying akan merasa tidak mampu, tidak berdaya, turun harga dirinya dan pesimis dalam menghadapi masa depannya Kondisi bullying ini perlu diberikan perhatian khusus karena prevalensi bullying semakin meningkat sehingga menimbulkan dampak negatif pada korban bullying. Mengetahui gambaran bullying dan masalah kesehatan mental pada remaja sekolah menengah kejuruan di Depok. Desain studi ini adalah kuantitatif dengan pendekatan survei dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa kuesioner korban bullying dan kuesioner DASS-21. Data diolah menggunakan excel berdasarkan karakteristik. Subyek studi seluruh siswa SMK kelas X dan XI yang pernah mengalami bullying berjumlah 81 siswa dari 130 populasi. Didapatkan 81 siswa menyatakan pernah mengalami bullying yaitu laki – laki (64%) dan perempuan (56%), dengan usia mayoritas 16 tahun (44%) dan 17 tahun (41%). Bullying victim kategori rendah (83%), sedang (15%), tinggi (2%). Dengan mayoritas bullying victim kategori sedang – tinggi verbal (36%), relasional (15%), fisik (12%). Sedangkan hasil depresi, ansietas, dan stres mayoritas dalam tingkat normal. Masalah kesehatan mental tingkat sedang – sangat berat depresi (18%), ansietas (40%), stres (22%). Strategi dan upaya untuk menangani dan mencegah dampak bullying terhadap kesehatan mental sangat dibutuhkan untuk mendukung perkembangan remaja yang positif.
Copyrights © 2025