Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran biologi berbasis audio visual animasi pada materi sel kelas XI SMA guna meningkatkan efektivitas dan daya tarik pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model Kemp dan Dayton (1985) yang dimodifikasi oleh Rengkuan (2020). Tahapan penelitian meliputi persiapan, perencanaan, pengembangan, serta uji coba dan revisi. Subjek penelitian terdiri atas ahli materi, ahli media, guru biologi, dan peserta didik kelas XI di SMA Katolik Donbosco Bitung. Data dikumpulkan melalui wawancara, angket validasi, serta observasi, kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis animasi yang dikembangkan dinilai “sangat baik” oleh ahli materi dengan skor rata-rata 95% dan oleh ahli media dengan skor rata-rata 93%. Guru biologi memberikan respon 91%, sedangkan peserta didik 87% dengan kategori “sangat baik”. Media yang dikembangkan mempermudah siswa memahami konsep abstrak, meningkatkan minat dan keterlibatan belajar, serta mendukung pembelajaran mandiri melalui akses digital via YouTube. Penggunaan aplikasi Canva mempermudah proses desain dan menghasilkan produk beresolusi tinggi dengan durasi 10–15 menit. Temuan ini menunjukkan bahwa media pembelajaran audio visual berbasis animasi efektif meningkatkan kualitas pembelajaran biologi. Implikasinya, guru dapat memanfaatkan teknologi digital sebagai alat pedagogis kreatif untuk mengembangkan media pembelajaran yang menarik, kontekstual, dan mudah diakses oleh siswa di berbagai konteks pendidikan.
Copyrights © 2025