Penelitian ini berfokus pada upaya mengoptimalkan hasil belajar IPAS, khususnya pada materi rangka, sendi, dan otot melalui model implementasi Pembelajaran Inkuiri berbantuan media wayang replika rangka manusia pada siswa kelas VI SDN Cijeler II. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang diterapkan dalam dua siklus, mencakup fase perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi terhadap 12 subjek penelitian. Data perkembangan belajar siswa diperoleh melalui instrumen tes tertulis yang diberikan pada setiap akhir siklus. Hasil penelitian mengkonfirmasi adanya ketuntasan belajar yang signifikan, dari 41,60% pada siklus I menjadi 91,60% pada siklus II. Temuan ini membuktikan bahwa sinergi antara model inkuiri dan penggunaan media alat peraga konkret mampu meningkatkan partisipasi aktif serta pemahaman konsep siswa secara mendalam. Dengan demikian, pendekatan ini sangat direkomendasikan sebagai salah satu strategi pembelajaran inovatif yang efektif untuk meningkatkan kualitas pengajaran pada jenjang sekolah dasar.
Copyrights © 2026