Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan usahatani kelapa sawit pola kemitraan serta menganalisis pengaruh faktor internal dan eksternal terhadap produktivitas kebun kelapa sawit di Kecamatan Merlung, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Penelitian dilakukan menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif dan analisis Partial Least Square (PLS). Jumlah sampel sebanyak 40 responden petani dipilih secara purposive. Variabel internal yang dianalisis meliputi umur, jumlah tanggungan keluarga, pengetahuan, dan motivasi berusahatani, sedangkan variabel eksternal mencakup akses terhadap pemasaran, harga tandan buah segar (TBS), jarak tempuh kebun, dan keterlibatan koperasi unit desa (KUD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani kelapa sawit dilaksanakan dalam pola kemitraan plasma dengan rata-rata luas lahan 2,9 hektar per petani, kegiatan pemupukan 2–3 kali per tahun, dan pemanenan setiap 15 hari. Faktor internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas, baik secara langsung maupun melalui variabel moderasi penggunaan input produksi, sedangkan faktor eksternal berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap produktivitas kebun kelapa sawit.
Copyrights © 2026