Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di era globalisasi menuntut mahasiswa tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga beretika dalam menjalankan aktivitas akademik. Namun, meningkatnya kasus plagiarisme, manipulasi data, dan pelanggaran integritas ilmiah menunjukkan adanya krisis etika keilmuan di kalangan mahasiswa. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh pemahaman nilai-nilai Pancasila terhadap etika keilmuan mahasiswa di perguruan tinggi sebagai upaya penguatan karakter dan integritas akademik. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap mahasiswa aktif yang telah mengikuti mata kuliah Pendidikan Pancasila. Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman yang mendalam terhadap nilai-nilai Pancasila—khususnya kejujuran, tanggung jawab, demokrasi, dan keadilan sosial—berkorelasi positif dengan penerapan etika keilmuan seperti kejujuran akademik, tanggung jawab ilmiah, dan penghormatan terhadap karya orang lain. Mahasiswa yang menginternalisasi nilai-nilai Pancasila secara konsisten menunjukkan perilaku akademik yang lebih berintegritas dibandingkan dengan mereka yang pemahamannya rendah. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkuat konsep Pancasila sebagai sistem etika nasional yang aplikatif dalam pendidikan tinggi. Implikasi hasil penelitian menegaskan perlunya integrasi nilai-nilai Pancasila dalam kurikulum dan budaya akademik kampus untuk membangun generasi ilmuwan berkarakter. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji hubungan ini secara lintas disiplin dan menggunakan pendekatan mixed methods untuk memperluas generalisasi temuan
Copyrights © 2026