Kabupaten Pulau Morotai memiliki potensi bahaya kebakaran yang dipengaruhi oleh kondisi iklim ekstrem pada musim kemarau serta karakteristik wilayah sebagai bekas kawasan Perang Dunia II. Kondisi tersebut menjadikan anak-anak sekolah dasar sebagai kelompok rentan perlu mendapatkan edukasi mitigasi kebakaran. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dasar siswa sekolah dasar mengenai mitigasi bencana kebakaran. Metode yang digunakan adalah pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang meliputi tahap observasi, refleksi, pelaksanaan aksi, dan evaluasi. Kegiatan dilakukan di beberapa sekolah dasar di Kecamatan Morotai Selatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran awal siswa terhadap bahaya kebakaran, peran petugas pemadam kebakaran, serta langkah dasar pencegahan dan pelaporan kebakaran. Namun, pemahaman siswa masih berada pada tingkat dasar dan belum mencakup kemampuan teknis mitigasi kebakaran secara menyeluruh. Oleh karena itu, kegiatan ini berperan sebagai langkah awal dalam membangun kesadaran kebencanaan kebakaran
Copyrights © 2026