Pemberdayaan ekonomi melalui kewirausahaan berbasis pertanian, khususnya pembuatan keripik, merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat di daerah pedesaan. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pemberdayaan ekonomi melalui kewirausahaan berbasis pengolahan hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah, yaitu keripik, di Desa Rejoagung, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur. Metode pelaksanaan pengabdian yakni dengan 3 (tiga) tahapan yakni tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa kegiatan kewirausahaan berbasis produk olahan pertanian ini telah berhasil meningkatkan pendapatan keluarga, memberdayakan perempuan, serta mengurangi ketergantungan pada sektor pertanian yang rentan terhadap perubahan iklim dan musim. Selain itu, pelatihan kewirausahaan dan pemasaran digital juga berkontribusi dalam memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing produk. Kesimpulannya, pemberdayaan ekonomi melalui kewirausahaan di Desa Rejoagung, khususnya dalam produksi keripik, telah meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat desa. Namun, untuk memastikan keberlanjutan program, diperlukan penguatan kelembagaan dan dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun sektor swasta.
Copyrights © 2026