Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan harga pokok produksi (HPP) dan penetapan harga jual pada Bojot Juice dengan menggunakan metode Cost Plus Pricing. Data yang digunakan meliputi komponen biaya bahan baku langsung, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik variabel selama periode Juli hingga September 2025. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa total biaya produksi variabel mengalami peningkatan dari Rp5.010.000 pada Juli menjadi Rp6.035.000 pada September. Harga pokok produksi per cup berkisar antara Rp2.404 hingga Rp2.609, dan setelah ditambahkan margin laba sebesar 20%, diperoleh harga jual dasar antara Rp2.884 hingga Rp3.130 per cup. Bojot Juice menetapkan harga jual sebesar Rp5.000 per cup yang dinilai telah mencakup biaya tetap dan masih kompetitif di pasar. Dengan demikian, penerapan metode Cost Plus Pricing dinilai tepat karena dapat menutup seluruh biaya produksi sekaligus memberikan laba yang wajar serta mendukung stabilitas keuangan perusahaan.
Copyrights © 2026