Penyakit Ginjal Kronis (PGK) ditandai dengan penurunan kerja ginjal yang berlangsung secara progresif. Prevalensi dan tingkat kematian yang disebabkan oleh PGK mengalami peningkatan setiap tahun. Kejadian PGK yang meningkat dan perkembangan penyakit yang semakin cepat sering dikaitkan dengan berbagai faktor risiko gaya hidup dan pola makan. Studi ini bertujuan untuk melihat perbandingan gaya hidup, status anemia, dan pola makan antara kelompok pre-dialisis dan hemodialisis. Desain penelitian adalah cross-sectional yang melibatkan 27 penderita PGK pre-dialisis dan 50 penderita PGK hemodialisis di RSUP M. Djamil Padang. Data yang dikumpulkan adalah gaya hidup (kebiasaan merokok dan aktivitas fisik), status anemia, dan pola makan (kepatuhan diet asupan protein). Pengumpulan data pola makan dilakukan menggunakan kuesioner food recall. Data dianalisis menggunakan SPSS dengan uji chi-square dan fisher’s exact test dengan signifikansi p < 0.05. Sebagian besar subjek memiliki kebiasaan tidak merokok, aktivitas fisik yang ringan, anemia dan tidak patuh terhadap rekomendasi diet asupan protein. Tidak ada perbedaan kebiasaan merokok dan aktivitas antara kelompok pre-dialisis dan hemodialisis. Namun, terdapat perbedaan status anemia dan kepatuhan diet protein pada kedua kelompok. Intervensi dengan pendekatan holistic dapat diberikan dalam bentuk edukasi gizi terhadap gaya hidup dan peningkatan kepatuhan diet.
Copyrights © 2025