Stigma terhadap ODHIV merupakan permasalahan serius dalam upaya penanggulangan HIV secara global. Stigma ini tidak hanya ditemukan di masyarakat umum, tetapi juga dalam kelompok perempuan, termasuk anggota PKK, yang memiliki peran strategis dalam penyebaran informasi kesehatan. Tujuan dari penelitian untuk untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan promosi kesehatan terhadap s tigma HIV/AIDS pada PKK desa di Kabupaten Sukoharjo. Penelitian kuantitatif ini dilaksanakan pada bulan Oktober hingga Desember 2024 dengan desain cross-sectional. Melibatkan 156 responden dari total populasi 10.290 pengurus dan anggota PKK. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan sebanyak 68,6% responden memiliki pengetahuan tentang HIV/AIDS, dan 57,1% pernah mengikuti promosi kesehatan. Mayoritas responden (54,5%) menunjukkan skor stigma tinggi, yang dalam penelitian ini menunjukkan sikap positif atau tidak menstigma terhadap ODHIV. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p = 0,000) dan promosi kesehatan (p = 0,008) dengan tingkat stigma. Studi ini menunjukkan pengetahuan dan promosi kesehatan berkontribusi terhadap penurunan stigma HIV/AIDS. Namun, efektivitasnya masih terbatas tanpa pendekatan yang menyentuh aspek emosional, sosial, dan budaya. Oleh karena itu, kegiatan promosi kesehatan sebaiknya dirancang secara partisipatif, melibatkan pengalaman nyata ODHIV, dan menyasar langsung masyarakat desa untuk mendorong perubahan sikap yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025