Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengaruh Iklim Kerja Panas Terhadap Kelelahan Kerja pada Operator Steam di PT. XYZ Boyolali Maftuh, Muhammad; Haryanti, Titik; Johar, Syefira Ayudia
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 2 No 2 (2021): JPPKMI: November 2021
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jppkmi.v2i2.52432

Abstract

PT. XYZ perusahaan garmen di Boyolali memiliki sistem sirkulasi udara yang kurang baik dibandingkan perusahaan lain dalam satu kawasan, menyebabkan iklim kerja panas (32⁰C). Salah satu sumber panas berasal dari mini boiler pada steam sehingga operator steam merasakan dampak panas paling banyak. Tujuan mengetahui adanya pengaruh iklim kerja panas terhadap kelelahan kerja pada operator steam. Jenis penelitian ini adalah observasi analitik menggunakan metode Cross Sectional. Teknik sampling yang digunakan Purposive Sampling dilaksanakan pada bulan Februari 2020. Untuk mengukur iklim kerja menggunakan Heat Stress Area Monitor sedangkan kelelahan kerja menggunakan Kuesioner Kelelahan Subjektif Industrial Fatigue Research Committee (IFRC) terhadap 36 sampel. Normalitas data menggunakan uji Kolmogorov Smirnov dan analisis data menggunakan uji Regresi Linier Sederhana nilai α = 0,05. Hasil uji Regresi Linear Sederhana menggunakan SPSS 22 diperoleh nilai sig = 0,000 < 0,05 maka hasil dinyatakan signifikan yaitu terdapat pengaruh iklim kerja panas terhadap kelelahan kerja pada operator Steam. Semakin tinggi iklim kerja panas maka semakin besar tingkat kelelahan pekerja.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU MENYUSUI TENTANG DAUN KATUK SEBAGAI PELANCAR ASI DI BPM BENIS JAYANTO CEPER KLATEN Henik Istikhomah; Syefira Ayudia Johar
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 7, No 1 (2016): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.718 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v7i1.45

Abstract

Latar Belakang : Hasil Survey Clinical Epidemologi dan Biostatistic Unit, Gajah Mada Faculty Of Medicine/RSUP DR.Sardjito, Yogyakarta Tahun 2004 melaporkan bahwa 38% ibu menghentikan ASI bagi bayi dengan alasan produksi ASI tidak mencukupi. Upaya peningkatkan produksi ASI selain dari gizi dapat juga mengkonsumsi tanaman obat pelancar ASI, salah satunya adalah daun katuk (Sauropus androgynus (L.) Merr). Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui karakteristik ibu menyusui mengenai pengetahuan tentang daun katuk sebagai pelancar ASI berdasarkan umur, pendidikan dan paritas di BPM Benis Jayanto Ceper, Klaten. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan teknik aksidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 21 responden. Hasil Penelitian : Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan ibu menyusui tentang daun katuk sebagai pelancar ASI dalam kategori cukup sebanyak 13 orang (62%). Berdasarkan responden yang berusia 20-35 tahun dalam kategori cukup sebanyak 12 orang (57%), responden dengan pendidikan SMP sebanyak 8 orang (38%) dalam kategori cukup, sedangkan responden dengan jumlah paritas 2 sebanyak 7 orang (34%) dalam kategori cukup. Kesimpulan : Pengetahuan ibu menyusui tentang daun katuk sebagai pelancar secara umum termasuk dalam kategori pengetahuan cukup yang dilihat dari faktor umur, pendidikan, dan paritas. Saran : Ibu menyusui di BPM Benis Jayanto Ceper Klaten untuk menggunakan daun katuk sebagai pelancar ASI jika mengalami ketidak lancaran dalam menyusui. Kata Kunci : Pengetahuan, ibu menyusui, Daun Katuk Sebagai Pelancar ASI
The Relationship between Mother's Level of Knowledge About MP-ASI and EventsStunting among toddlers in Jenggrik Village, Kedawung District, Sragen Regency Afiffah Aulia Rohmah; Syefira Ayudia Johar; Fiqi Nurbaya
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala (JIKeMB) Vol 5 No 2 (2023): NOVEMBER 2023
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jikemb.v5i2.5227

Abstract

Sragen Regency is one of the districts with a prevalence ratestunting which is quite high. Numberstunting in Sragen there has been an increase from 4,353 children in 2021 to 5,085 children in 2022.The aim of this research was to determine the relationship between the mother's level of knowledge about MP-ASI and the incidentstunting I n toddlers in Jenggrik Village. This type of research is quantitative by design Case Control. The population and sample for this study were 49 cases and 49 control groups with toddler mothers/caretakers as respondents. TechniqueSampling using techniquesTotal Sampling. This research instrument uses a questionnaire and is processed usingsoftware SPSS through analysischi square95% confidence level (a = 5%). The results of the univariate analysis of the level of knowledge of mothers in the low knowledge case group were more dominant at 30 (61.2%), while the high knowledge control group was more dominant at 48 (98.0%). Results of univariate analysis of eventsstunting case group experiencedstunting (100%), while the control group experienced no eventsstunting (100%). The results of bivariate analysis show There is a relationship between the mother's level of knowledge about MPASI and the incident stunting to Toddlers in Jenggrik Village with valuesp-value 0,000 < 0,05. Recommended for mothers toddlers to be more active in seeking information about children's growth and development, the impacts they have, as well as knowledge about providing MP-ASI, either through health education, social media, radio, newspapers, etc.
Analisis Tingkat Kepatuhan ODHA Dalam Minum ARV Berdasarkan Model Information Motivation Behavioral Skills Nugroho, Farid Setyo; Rahmawati, Diah Lutfi; Johar, Syefira Ayudia
Jurnal Kesehatan Vol 16, No 2 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v16i2.1999

Abstract

Pendahuluan: Kepatuhan minum obat merupakan faktor utama dalam mencapai keberhasilan pengobatan infeksi virus HIV sehingga sistem imun tubuh tetap terjaga tinggi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis tingkat kepatuhan ODHA dalam minum ARV berdasrkan informasi, motivasi dan keterampilan berperilaku. Metode: Penelitian menggunakan metode obsevasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Responden dalam penelitian ini adalah ODHA yang masuk kriteria inklusi yaitu sejumlah 98 orang. Teknik sampling menggunakan non random sampling-purposive sampling. Penentuan tingkat kepatuhan menggunakan The Life Windows Information Motivation Behavioral Skills ART Adherence Questionnaire (LW-IMB-AAQ). Analisa bivariat dengan uji statistik Chi Square Test (x2) dengan tingkat signifikasi α<0,05. Hasil: Tingkat informasi tinggi 80 orang (81,6%), tingkat motivasi tinggi 78 orang (79,6%), tingkat keterampilan berperilaku tinggi 96 orang (98%) dengan tingkat kepatuhan sedang 53 orang (54,1%). Terdapat korelasi antara tingkat informasi dan tingkat motivasi dengan tingkat kepatuhan yang memiliki nilai p=0,000 < 0,05. Tingkat keterampilan berperilaku tidak korelasi dengan tingkat kepatuhan dengan nilai p=0,188>0,05. Simpulan: Tingkat kepatuhan ODHA tinggi berdasarkan informasi dan motivasi, tingkat kepatuhan ODHA sedang berdasarkan kertampilan berperilaku.
Community Development: Inisiasi "Ayah Asi" dalam Upaya Share Role Pencegahan Stunting Julia Pertiwi; Syefira Ayudia Johar
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 5 No. 2 (2024): IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v5i2.5637

Abstract

ABSTRAK Pemberian ASI Eksklusif merupakan salah satu faktor yang dapat menurunkan resiko stunting pada anak-anak. Fenomena “father less” semakin marak di Indonesia sebagai akibat dari hilangnya peran ayah dalam pengasuhan dan tumbuh kembang anak. Pengabdian dilakukan dengan mitra berjumlah 25 orang bapak-bapak dari RT 07 RW 03 Jombor, Bendosari, Sukoharjo yang memiliki bayi usia 0-6 bulan. Bapak-bapak ini dipilih berdasarkan pertimbangan tertentu (purposive sampling). Sosialisasi tentang pentingnya ASI Eksklusif dan konsep “Ayah ASI” dilakukan pada 15 Juli 2024. Selanjutnya, pemantauan praktik dilakukan melalui grup whatsapp bapak bapak mulai tanggal 16-30 Juli 2024. Kegiatan dilakukan dalam 4 tahap; persiapan, pelaksanaan, monitoring & evaluasi, pelaporan & luaran kegiatan. Hasil menunjukkan terjadi kenaikan sebesar 3,08. Peningkatan ini menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan ayah tentang pemberian ASI dan peran Ayah ASI. Mitra menunjukkan antusias yang tinggi yang terbukti dengan tingginya minat mempraktikkan pengetahuan yang diperoleh. Saran/ rekomendasi kepada Kader, Puskesmas dan pihak terkait agar dapat memperbanyak sosialisasi terkait peran ayah dalam pemberian ASI dengan sasaran ayah. Kata kunci: Ayah ASI, ASI Eksklusif, peran, stunting ABSTRACT Exclusive breastfeeding is one of the factors that can reduce the risk of stunting in children. The phenomenon of "father less" is increasingly widespread in Indonesia as a result of the loss of the role of fathers in the care and development of children. The service was carried out with partners totaling 25 men from RT 07 RW 03 Jombor, Bendosari, Sukoharjo who had babies aged 0-6 months. These gentlemen were selected based on certain considerations (purposive sampling). Socialization about the importance of exclusive breastfeeding and the concept of "ASI father" was carried out on July 15 2024. Furthermore, practice monitoring was carried out through the father's WhatsApp group from July 16-30 2024. Activities were carried out in 4 stages; preparation, implementation, monitoring & evaluation, reporting & output of activities. The results show an increase of 3.08. This increase shows that there is an increase in fathers' knowledge about breastfeeding and the role of breastfeeding fathers. Partners show high enthusiasm as evidenced by their high interest in practicing the knowledge they have gained. Suggestions/recommendations to Cadres, Community Health Centers and related parties to increase outreach regarding the role of fathers in breastfeeding with the target of fathers. Key words: Breastfeeding father, exclusive breastfeeding, role, stunting
Knowledge Relations of Midwives To The Handling of Corona Virus Infection (Covid-19) on Maternity Mothers in Hospital X Syefira Ayudia Johar
STRADA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2020): May
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjik.v9i1.324

Abstract

Globally it reported 51,857 cases of confirmation in 25 countries with 1,669 deaths (CFR 3.2%). Prevention of Covid-19 is influenced by several factors, one of which is knowledge. To date, knowledge of the COVID-19 infection in conjunction with pregnancy and the fetus is still limited and there has been no specific recommendation for the treatment of pregnant women with COVID-19. The purpose of this research is to know the knowledge of midwives to the handling of Corona virus infection (Covid 19) on maternity mothers in hospital X. Research using the research design of cross sectional. Samples amounting to 30 midwives with sample techniques using sampling quotas. Analysis techniques using the Chi Square test. Results showed that there was a relationship between the knowledge of midwives to the handling of Corona virus infection (Covid 19) on maternity mothers in hospitals X
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN COFFEE SHOP SAPA KOPI SOLO Trapsilo, Firdaus Yuli; Johar, Syefira Ayudia; Wartini, Wartini; Ani, Nur
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecerdasan emosional dan stres kerja terhadap kinerja karyawan. Industri coffee shop di kota Solo berkembang pesat seiring meningkatnya daya tarik kota Solo sebagai destinasi wisata. Sapa Kopi, sebagai salah satu coffee shop yang tumbuh di tengah dinamika tersebut menuntut kinerja optimal dari karyawan untuk mencapai target perusahaan. Namun, tuntutan kerja yang tinggi berpotensi menimbulkan stres kerja yang berdampak buruk terhadap kinerja karyawan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi sederhana untuk melihat pengaruh kecerdasan emosional terhadap stres kerja dan regresi berganda untuk melihat pengaruh simultan kecerdasan emosional dan stres kerja terhadap kinerja karyawan. Data diperoleh dari 36 karyawan Sapa Kopi Solo melalui teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional berpengaruh negatif signifikan terhadap stres kerja. Sementara itu secara simultan, kecerdasan emosional dan stres kerja berpengaruh negatif terhadap kinerja karyawan namun tidak signifikan secara statistik. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan aspek emosional dan pengelolaan stres dalam upaya meningkatkan kinerja karyawan. Implikasi praktis dari penelitian ini yakni Sapa Kopi Solo perlu mengembangkan kebijakan kerja yang lebih fleksibel dengan komunikasi dua arah antara karyawan outlet dengan tim manajemen, pengelolaan stres kerja, ruang rehat yang nyaman, dan kegiatan relaksasi tim.
Sosialisasi Penggunaan Masker Yang Benar Sebagai Upaya Penerapan Protokol Kesehatan Pada Pedagang Pasar Ir. Soekarno Sukoharjo Johar, Syefira Ayudia; Sartika, Iik
APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1: Januari 2023
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/apma.v3i1.384

Abstract

Penggunaan masker merupakan langkah yang disarankan sebagai pencegahan perluasan Covid-19. Pembatasan penyebaran Covid-19 bisa dengan menggunakan masker. Penggunaan masker berfungsi dalam menjaga orang sehat saat berinteraksi dengan orang terinfeksi dalam menanggulangi penularan lebih lanjut. Rekomendasi  dari WHO bahwa di semua fasilitas publik harus menggunakan masker. Berdasarkan hasil studi pendahuluan, masih ada pedagang yang belum mengerti berkaitan pentingnya memakai masker dalam menanggulangi covid-19, dan tidak disiplin memakai masker yang benar. Tujuan pengabdian ini supaya setelah mendapatkan sosialisasi terkait penggunaan masker yang benar para pedagang pasar meningkat pemahamannya berkaitan dengan penggunaan masker.  Metode sosialisasi ini terdapat pretest sebelum dilakukan sosialisasi dan setelah diberikan sosialisasi diberi posttest. Hasil dari pengabdian secara umum terjadi peningkatan pengetahuan sebesar 48%. Kegiatan pengabdian mencapai target kehadiran sebesar 98% dari total peserta. Peningkatan pemahaman terkait penggunaan masker yang benar akan berdampak secara langsung pada kesadaran pedagang untuk menggunakan masker yang benar saat berjualan di Pasar.
IMPLEMENTASI LAYANAN KOMPONEN KESEHATAN PADA PROGRAM KELUARGA HARAPAN (Studi Kasus di Kecamatan Slogohimo Kabupaten Wonogiri Tahun 2022) Dina Ayu Lestari, Dina; Rahardjo, Budhi; Johar, Syefira Ayudia
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala (JIKeMB) Vol 6 No 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jikemb.v6i2.5230

Abstract

ABSTRACT   Based on observations made in Slogohimo District, KPM data for 2020 was 1,985 KPM (Family Hope Program), in 2021 it rose 3.58% to 2,056 KPM, and in 2022 it also rose 17.51% to 2,416 KPM. The number of stunted toddlers ranks 3rd in Wonogiri Regency and will reach 13% in 2022 and the maternal mortality rate (MMR) in 2022 will be 11% because the quality of life of the community is still low. The number of pregnant women was 212 people, 115 postpartum mothers and 154 mothers with toddlers. The aim of the research is to describe the implementation, impact and inhibiting and supporting factors of PKH on health components (pregnant women, breastfeeding mothers, postpartum mothers, early childhood in Slogohimo District, Wonogiri Regency in 2022. This type of research is qualitative research with a descriptive approach. The subjects of this research were 7 informants (PKH coordinators and assistants, posyandu cadres and 4 KPM health components). The research instrument uses interview guides, observation sheets, recording equipment and documentation. The results of the research show that the implementation of the health component of PKH has not gone well because there are still some poor people who do not receive PKH assistance and the distribution of aid funds is often late, so that KPM as aid recipients also experience financial difficulties to meet their daily needs. The positive impact of the program is that it is useful for meeting the needs of KPM, changing behavior and family independence. The negative impact is that KPM becomes dependent on aid and the use of aid is not according to its intended purpose. The advice for PKH actors is to always update data by proposing KPM candidates who meet the requirements to the Social Service so that assistance is provided on target and monitoring in the field to find out that aid funds are spent according to the needs of pregnant women, breastfeeding mothers, postpartum mothers and early childhood. Keywords: Implementation, Services, Health Components, Family Hope Programs                       
ANALISIS PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI SEBAGAI ANTISIPASI KECELAKAAN KERJA PADA KARYAWAN BAGIAN PRODUKSI DI SENTRA INDUSTRI MEBEL DESA SERENAN Khoirunisa, Asahra; Johar, Syefira Ayudia; Ani, Nur
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala (JIKeMB) Vol 7 No 1 (2025): MAY 2025
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jikemb.v6i2.7072

Abstract

Background: The use of Personal Protective Equipment (PPE) at the Serenan Village Furniture Industry Center is still low, although it is important to prevent work accidents. Based on data from BPJS Employment 2023 and Permenaker No. 8 in 2010, many accidents were caused by negligence in the use of PPE. Early observations show that only 30% of workers use it. Method: This research uses qualitative methods with interviews, observation, and documentation techniques for 12 production and finishing workers. The results show a low management commitment to work safety, limited availability of PPE, and weak socialization and supervision. The main obstacles include uncomfortable PPE, a lack of habits, and the absence of strict sanctions. Conclusion, the use of PPE has not been optimal. It is necessary to increase management commitment, adequate provision of PPE, as well as continuous socialization and supervision. Keywords: Compliance, Furniture Industry, Occupational Safety, Personal Protective Equipment, Risk management