Penelitian ini bertujuan menganalisis penyebab ketidaksesuaian pemenuhan barang dari distributor di Gudang Distribution Center PT. XYZ Branch Cianjur, sebuah entitas ritel yang melayani distribusi ke ±580 gerai. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, sampel penelitian melibatkan informan kunci yang dipilih melalui purposive sampling, terdiri dari tiga personil internal gudang dan lima perwakilan distributor eksternal. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, serta dokumentasi yang divalidasi dengan triangulasi. Metode analisis data mengintegrasikan kerangka Supply Chain Risk untuk klasifikasi risiko strategis dan Fishbone Diagram untuk menelusuri akar masalah operasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa penyebab dominan adalah Supply Risk pada kategori Material, spesifiknya kondisi Out of Stock (OOS) di distributor yang dipicu oleh kendala produksi di tingkat pabrik seperti keterlambatan bahan baku dan gangguan mesin. Implikasi manajerial penelitian ini merekomendasikan strategi mitigasi risiko melalui peningkatan kolaborasi data terintegrasi, pengadaan buffer stock untuk item rawan OOS, serta optimalisasi mekanisme Transfer Out-Transfer In (TOTI) guna meningkatkan ketahanan rantai pasok dan service level gudang.
Copyrights © 2025