PenelitianinibertujuanuntukmengetahuitentangKoordinasiPuskemasSukadanaDenganPemerintah Desa Dalam PencegahanStuntingdi Desa Pangkalan Buton KecamatanSukadanaKabupatenKayong Utara.Permasalahandaripenelitianiniadalah: Masih kurangyakoordinasiantaradesadengansektorkesehatan, belumdilaksanakannyadenganbaikedukasitentanggizi dan pemahamankaderposyandu yang belumcukup, kurangnya program penanganstuntingsertamasihbelumterkoordinisnya masing-masing pihak yang terlibat.PenelitianinimenggunakanteorikoordinasidariMoekijat (1994, 40) yang terdiri 4 indikatoryaitu: komunikasi; kepemimpinan; kontinuitas; sertaperumusanwewenang dan tanggungjawab. Pengumpulan data yaitudenganobservasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjekdalampenelitianiniadalahkepaladinas, sub koordinatorkesehatan dan gizimasyarakat, kepalabidang KB, BAPPEDA, kepaladesa, bidandesa, kaderposyandu, orang tuastunting, ibuhamil, dan remajaputri. Dalam menganalisa data, penelitimereduksi data, menyajikan data dan membuatkesimpulan. BerdasarkanhasilpenelitianmenunjukkanbahwaKoordinasiPuskesmasSukadanaDenganPemerintah Desa Dalam PencegahanStuntingdi Desa Pangkalan Buton KecamatanSukadanaKabupatenKayong Utara belumsepenuhnyadilakukansecaraefektif. Hal tersebutdisebabkankarenabelummaksimalnyakoordinasipada tahapevaluasi, perumusanwewenang dan tanggungjawab yangbelumdijelaskansecaramendetail.Kata kunci: Koordinasi,Puskesmas, Pemerintah Desa, PencegahanStunting.
Copyrights © 2024