Eka, Agus
Universitas Tanjungpura

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENERAPAN E-GOVERNMENT DALAM PELAYANAN PUBLIK PADA MASA PANDEMI CORONA VIRUS DISEASE (COVID-19) DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN KUBU RAYA CAN, JESICA; Isdairi, Isdairi; Eka, Agus
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 12, No 4 (2023): GOVERNANCE, EDISI DESEMBER 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v12i4.4276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisis Penerapan E-Government Dalam Pelayanan Publik Pada Masa Pandemi Corona Virus Disesae (COVID-19) Di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kubu Raya. Dalam penelitian ini ada 3 (tiga) elemen sukses pengembangan e-government yang menjadi fokus pembahasan dalam skripsi ini, yaitu support, capacity dan value secara khusus dalam aspek pelayanan melalui aplikasi SIPEMUDAonline. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Pada teknik keabsahan data peneliti menggunakan teknik trianggulasi sumber dan trianggulasi tehnik. Adapun yang menjadi hasil penelitian berdasarkan ketiga elemen yaitu support, capacity dan value. Dalam support, yaitu dukungan pemerintah baik pemerintah pusat maupun daerah terhadap pelaksanaan e-government sudah baik hal tersebut dilihat dari adanya kebijakan yang dibuat dan motivasi yang diberikan dari pimpinan Disdukcapil Kabupaten Kubu Raya. Dalam capacity ada tiga indikator yaitu, ketersediaan sumber daya yang cukup (finansial) keterserdiaan infrastruktur teknologi dan ketersediaan SDM (Sumber Daya Manusia) yang memiliki Kompeten. Ketersediaan anggaran/finansial masih terbilang minim dikarenaka untuk aplikasi SIPEMUDAonline belum dianggarkan secara khusus.  ketersediaan SDM yang dalam mengelola aplikasi SIPEMUDAonline kurang optimal. Dalam value terdapat tiga indikator yaitu, eksistensi, kemudahan pengguna serta manfaat, dari ketiga indikator tersebut dapat disimpulkan bahwa kurangnya sosialisasi menyebabkan kurangnya eksistensi sehingga mempengaruhi kemudahan dalam penggunaan aplikasi dan juga dikarenakan terbatasnya waktu dalam mengakses aplikasi tersebut. Kata kunci: E-Government, Pelayanan Publik, Disdukcapil
PERAN PEMERINTAH DESA DALAM MENGELOLA DANA DESADI DESA ENSALANG KECAMATAN SEKADAU HILIRKABUPATENSEKADAU RADINITA, NOBERTA CLARA; Eka, Agus; Sujendra, Bima
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 13, No 1 (2024): GOVERNANCE, EDISI MARET 2024
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v13i1.4291

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai peran pemerintah desa dalampelaksanaanpengelolaan dana desa di Desa Ensalang Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau. Dalampenelitianinipenelitimenggunakanmetodepenelitiankualitatifdenganpendekatandeskriptif.Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Padateknikkeabsahandatapenelitimenggunakantekniktriangulasisumber.Hasilpenelitianinimenunjukkan tiga pembahasan. Pertama, Pemerintah Desa lebih memprioritaskan penggunaan danadesa untuk program Bantuan Langsung Tunai (BLT) daripadapembangunan Badan Usaha MilikDesa (BUMDES). Hal ini terlihat pada jumlah anggaran pada bidang penanggulangan bencana,mendesakdandaruratdengandiadakannyaBantuanLangsungTunaisesuaidenganprioritaspenggunaandanadesauntukmitigasidanpenangananbencanaalamsungguhsangatbesardibandingkandengan prioritaspenggunaan danadesauntukpemulihanekonominasionalyangtertera pada bidang pemberdayaan masyarakat yang berdampak pada gagal terealisasinya programBUMDES. Kedua, Pemerintah Desa tidak transparan dalam menyampaikan informasi terkait rinciandan realisasi anggaran dana desa kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Masyarakat. Halini terlihat pada beberapa anggota Badan Permusyawaratan Desa beserta masyarakat lainnya masihbelum memahami bagaimana fungsi serta pengelolaan dana desa. Ketiga, Pemerintah Desa tidaksepenuhnya melibatkan masyarakat dalam pengawasan pelaksanaan dana desa. Hal ini terlihat padabeberapa kualitas infrastruktur jalan yang dibangun masih belum optimal dan beberapa masyarakatmasihbelummengetahuibahwamerekamemilikihakdantanggungjawabdalammengawasirealisasi dana desa. KataKunci: Peran,PemerintahDesa,PengelolaanDanaDesa.
PERAN PEMERINTAHAN DESA DALAM MEMBERIKAN PELAYANAN PUBLIK DI DESA PENYALIMAU KECAMATAN KAPUAS KABUPATENSANGGAU SYAHNA, VICTORIA PUTRA HARIBUAN; Yohanes, Yulius; Eka, Agus
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 13, No 1 (2024): GOVERNANCE, EDISI MARET 2024
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v13i1.4281

Abstract

Pemrintahan desa merupakan unsur penyelggaraan pemerintaahan yang bertugas melayani kebutuhan  masyarakat. Pemerintah desa bertugas dan tanggung jawab untuk mengurus masyarakat agar tercipta masyaraka yang sejahera. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tenang Desa menyatakan bahwa pemerinah desa memberikan dan meningkakan peayanan kepada masyaraka dan didalam meaksakan tugasnya, pemerintahan desa berkewajiban menyelenggarakan pelayanan public yang baik serta transparan. Diantara peran yang harus di jalankan pemerintan desa meiputi pelayanan, pengaturan, pembinaan, kordinasi, pengoahan dan pembangunan. Adapun salah satu tungas pokok yang harus dijalakan pemerinahan desa adalah melayani administrasi masyarakat seperti pengurusa kartu tanda penduduk. Peneillian ini bertujuan untuk mengeahui peran pemerintahan desa dalam pelayanan pubik bagi masyarakat di desa Penyalimau kecamatan Kapuas kabupaten Sanggau. Metode peneilian yang digunakan adalah metode kualitatif. Hasi dari peneilian menunjukan pemerintah desa telah melaksankan tugas dan tanggung jawab dengan baik dalam melayani masyaraka yang mengurus administrasi kependudukan. Kata Kunci :peran pemerintahan Desa, Pelayanan Publik, penyalimau
PENERAPAN E-GOVERNMENT PADA LAYANAN EPUSDA DI ERA PANDEMI COVID-19 OLEH DINAS KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN KABUPATEN SEKADAU Nik𝐚, Rosaria; Eka, Agus; Yuniarsih, Rulida
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 12, No 2 (2023): GOVERNANCE, EDISI JUNI 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v12i2.3475

Abstract

  Tujuan penulisan skripsi ini ialah guna mengetahui bagaimana Penerapan e-government melalui layanan epusda dimasa Pandemi Covid-19 Oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sekadau. Fenomena yang di usung peneliti yakni tidak adanya kebijakan ataupun aturan khusus yang mengatur tentang aplikasi epusda, sumberdaya manusia serta sarana penunjang proses berjalannya epusda yang tidak memadai, serta partisipasi masyarakat yang rendah terhadap aplikasi epusda. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yakni bertujuan untuk memaparkan dan menggambarkan bagaimana proses penerapan e-government melalui aplikasi epusda yang didasarkan pada tiga elemen sukses penerapan e-government yakni support, capacity, dan value. Penerapan e-government melalui layanan epusda dimasa Pandemi Covid-19 Oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sekadau belum berjalan secara optimal. Hal tersebut disebabkan karena beberapa alasan di antaranya kebijakan yang khusus terkait dengan epusda belum ada, ketersediaan sumberdaya manusia dalam pengelolaan aplikasi epusda masih minim, infrastruktur penunjang aplikasi epusda tidak memadai seperti komputer, wifi dan lainnya serta masyarakat yang bersifat apatis terhadap transformasi teknologi yang menyebabkan angka partisipasi masyarakat rendah. Kata Kunci : e-government, epusda, support, capacity, value
KOORDINASI PUSKESMAS SUKADANA DENGAN PEMERINTAH DESA DALAM PENECEGAHAN STUNTING DI DESA PANGKALAN BUTON KECAMATAN SUKADANA KABUPATEN KAYONG UTARA ARIANTI, MIMI; Eka, Agus; Yuniarsih, Rulida
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 13, No 2 (2024): GOVERNANCE, EDISI JUNI 2024
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v13i2.4306

Abstract

PenelitianinibertujuanuntukmengetahuitentangKoordinasiPuskemasSukadanaDenganPemerintah Desa Dalam PencegahanStuntingdi Desa Pangkalan Buton KecamatanSukadanaKabupatenKayong Utara.Permasalahandaripenelitianiniadalah: Masih kurangyakoordinasiantaradesadengansektorkesehatan, belumdilaksanakannyadenganbaikedukasitentanggizi dan pemahamankaderposyandu yang belumcukup, kurangnya program penanganstuntingsertamasihbelumterkoordinisnya masing-masing pihak yang terlibat.PenelitianinimenggunakanteorikoordinasidariMoekijat (1994, 40) yang terdiri 4 indikatoryaitu: komunikasi; kepemimpinan; kontinuitas; sertaperumusanwewenang dan tanggungjawab. Pengumpulan data yaitudenganobservasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjekdalampenelitianiniadalahkepaladinas, sub koordinatorkesehatan dan gizimasyarakat, kepalabidang KB, BAPPEDA, kepaladesa, bidandesa, kaderposyandu, orang tuastunting, ibuhamil, dan remajaputri. Dalam menganalisa data, penelitimereduksi data, menyajikan data dan membuatkesimpulan. BerdasarkanhasilpenelitianmenunjukkanbahwaKoordinasiPuskesmasSukadanaDenganPemerintah Desa Dalam PencegahanStuntingdi Desa Pangkalan Buton KecamatanSukadanaKabupatenKayong Utara belumsepenuhnyadilakukansecaraefektif. Hal tersebutdisebabkankarenabelummaksimalnyakoordinasipada tahapevaluasi, perumusanwewenang dan tanggungjawab yangbelumdijelaskansecaramendetail.Kata kunci: Koordinasi,Puskesmas, Pemerintah Desa, PencegahanStunting.
PENERAPAN E-GOVERNMENT PADA LAYANAN EPUSDA DI ERA PANDEMI COVID-19 OLEH DINAS KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN KABUPATEN SEKADAU Nik𝐚, Rosaria; Eka, Agus; Yuniarsih, Rulida
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 12, No 2 (2023): GOVERNANCE, EDISI JUNI 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v12i2.3476

Abstract

Tujuan penulisan skripsi ini ialah guna mengetahui bagaimana Penerapan e-government melalui layanan epusda dimasa Pandemi Covid-19 Oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sekadau. Fenomena yang di usung peneliti yakni tidak adanya kebijakan ataupun aturan khusus yang mengatur tentang aplikasi epusda, sumberdaya manusia serta sarana penunjang proses berjalannya epusda yang tidak memadai, serta partisipasi masyarakat yang rendah terhadap aplikasi epusda. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yakni bertujuan untuk memaparkan dan menggambarkan bagaimana proses penerapan e-government melalui aplikasi epusda yang didasarkan pada tiga elemen sukses penerapan e-government yakni support, capacity, dan value. Penerapan e-government melalui layanan epusda dimasa Pandemi Covid-19 Oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sekadau belum berjalan secara optimal. Hal tersebut disebabkan karena beberapa alasan di antaranya kebijakan yang khusus terkait dengan epusda belum ada, ketersediaan sumberdaya manusia dalam pengelolaan aplikasi epusda masih minim, infrastruktur penunjang aplikasi epusda tidak memadai seperti komputer, wifi dan lainnya serta masyarakat yang bersifat apatis terhadap transformasi teknologi yang menyebabkan angka partisipasi masyarakat rendah. Kata Kunci : e-government, epusda, support, capacity, value
PERAN BADAN PAJAK DAN RETRIBUSI DAERAH DALAM PELAKSANAAN PEMUNGUTAN PAJAK RESTORAN DI KABUPATEN LANDAK CANNO, NINDRIA BONYU; Eka, Agus; Martinus, Martinus
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 13, No 3 (2024): GOVERNANCE, EDISI SEPTEMBER 2024
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v13i3.4316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Peran Badan Pajak dan Retribusi Daerah dalam pelaksanaanpemungutanpajak restoran di Kabupaten Landak. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodekualitatifdeskriptif. Penelitian ini menggunakanteoriperan pemerintah menurut Arif (Dalam Nurdin 2014) yang terdiridari: 1) Regulator, kesimpulannya adalah sudahmempunyaiperaturan yang sudahmencakupkeseluruhan mengenai syarat dan kewajibanwajibpajak restoran yang terdapat di Perda; 2) Dinamisator, kesimpulannya adalah Badan Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Landak melakukansosialisasi dengan kegiatanpenyuluhansecara langsung maupunmelalui media sosial salah satunyainstagram dan melaluispanduk; 3) Fasilitator, kesimpulannya adalah Badan Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Landak telahmenyediakansarana dan prasarana yang cukup memadaisertasumberdayamanusia yang masih kurang: 4) Katalisator, kesimpulannya adalah Badan Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Landak terusmelakukangebrakanterbarudengenmemperkenalkansistemterbaru untuk melapor dan membayarpajaksecaraelektronik dengan maksud untuk mempermudahmasyarakat. Dengan hasil penelitian ini diharapkanperan Badan Pajak dan Retribusi Daerah dapat melaksanakanperannya baik itu secara regulator, dinamisator, fasilitatormaupunkatalisatormenjadilebih baik lagi darisebelumnya. Untuk itu Badan Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Landak disarankan untuk dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. KataKunci:Peran Pemerintah, Pemungutan, Pajak Restoran.
KEPEMIMPINAN KEPALA DESA DALAM MENINGKATKAN KINERJA APARATUR PEMERINTAH DESA PAHAUMANKECAMATAN SENGAH TEMILA KABUPATEN LANDAK Roriantes, Ruis; Herawati, Netty; Eka, Agus
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 12, No 2 (2023): GOVERNANCE, EDISI JUNI 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v12i2.3477

Abstract

Ruis Roriantes: Kepemimpinan Kepala Desa Dalam Meningkatkan Kinerja Aparatur Pemerintahan Desa Pahauman Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak.Penelitian kinerja pegawai belum optimal yang dibuktikan dengan rendahnya kesadaran diri, dikarenakan kurangnya Kades dalam hal memberikan intruksi, konsultasi, partiisipasi dan delegasi kepada pegawai. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori kepemimpinan situsional oleh Hersey dan Blanchard yaitu intruksi, konsultasi, partisipasi dan delegasi. Peneliti menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini, adalah adanya ketidak puasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan oleh pegawai Kantor Desa Pahauman, pemimpin tidak pernah mengawasi kinerja pegawai dan kurangnya motivasi diberikan oleh pemimpin. Pemimpin cenderung lebih memberikan kebebasan kepada pegawai. Untuk itu saran dalam dalam penelitian ini terhadap pegawai yang melakukan pekerjaan. Pemimpin atau Kades lebih memberikan motivasi kepada pegawai atau reward baik dalam bentuklisan maupun barang serta lebih mempererat hubungan kerjasama antara pemimpin dan pegawai supaya kinerja pegawai lebih maksimal.  Kata kunci: Kepemimpinan, Teori Kepemimpinan Situsional Hersey Dan Blanchard
PENERAPAN PRINSIP GOOD GOVERNANCE DALAM PENGELOLAAN BANTUAN LANGSUNG TUNAI DANA DESA DI DESA TELUK SINDUR KECAMATAN BIKA KABUPATEN KAPUAS HULU ALPENDI, OKTAVIANUS; Maryuni, Sri; Eka, Agus
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 13, No 4 (2024): GOVERNANCE, EDISI DESEMBER 2024
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v13i4.4350

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan bagaimana penerapan prinsip-prinsip goodgovernance dalam pengelolaan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa di Desa Teluk Sindur, Kecamatan  Bika, Kabupaten Kapuas Hulu. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu: Masih sering terlambatnya penyaluran BLT Dana Desa kepada masyarakat, sasaran penerima BLT Dana Desa yang masih belum sesuai, kurangnya keterbukaan dan akses informasi dari pemerintah desa kepada masyarakat, serta belum adanya pengawasan bagi masyarakat terhadap penggunaan uang dari BLT Dana Desa. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menggunakan teori prinsip-prinsip utama yang mendasari GoodGovernancemenurutSedarmayanti (2009:289), yaitu akuntabilitas, transparansi, partisipasi, dan aturan hukum. Lokasi penelitian adalah Desa Teluk Sindur, Kecamatan Bika, Kabupaten Kapuas Hulu. Subjek penelitian dalam adalah Kepala Desa Teluk Sindur, Sekretaris Desa Teluk Sindur, Bendahara Desa Teluk Sindur, Ketua BPD Teluk Sindur, dan masyarakat penerima BLT Dana Desa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip akuntabilitas, transparansi, partisipasi, dan aturan hukum ini masih belum maksimal dalam pelaksanaannya. Oleh karena itu pemerintah desa Teluk Sindur harus lebih teliti dalam penentuan sasaran penerima BLT Dana Desa serta harus lebih terbuka dalam menyampaikan informasi dengan penyediaan akses informasi bagi masyarakat. Kata Kunci:Good Governance,BantuanLangsungTunai, Dana Desa.
KINERJA APARATUR PEMERINTAH DALAM PELAYANAN PUBLIK DI KANTOR KECAMATAN TELUK BATANG KABUPATEN KAYONG UTARA NOPIANTI, ELIS; Eka, Agus; Sujendra, Bima
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 12, No 3 (2023): GOVERNANCE, EDISI SEPTEMBER 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v12i3.4259

Abstract

PenelitianSkripsiinibertujuanuntukmendeskripsikan dan menganalisis Kinerja AparaturPemerintahdalamPelayanan Publik di Kantor KecamatanTelukBatangKabupatenKayong Utara. Adapun metode yang digunakandalampenelitianinimenggunakanjenispenelitiandeskriptifdengananalisis data secarakualitatif.PenelitianinimenggunakanteorimenurutAgusDwiyanto (2002:48) yang terdiridari : 1) Produktivitas, kesimpulannyakurangnyatenagaahli dan kemampuandaripegawainyadalambidangteknologiinformasisepertipengoperasiankomputer dan laptop, kurangnyapelaksanaanpelatihan dan keterampilanuntuk para pegawai; 2) KualitasPelayanan, kesimpulannyaadalahpelayananmasihbelummemuaskankarenatersediaanlokethanyasatusehingggaseringkalimasyarakatharusmenunggu lama antrian, masihminimnyasarana dan prasarana yang ada; 3) Responsivitas, kesimpulannyaadalahmasihrendahnyaresponsivitaspegawaidalammenjalankantugaspokok dan fungsinyaterhadappelayanankepadamasyarakatdisebabkanmasihkurangnyakemampuan dan keterampilanpegawaisehinggahasilkerjapegawaimenjaditidakmaksimalsesuaidengan program yang sudahada;4) Responsibilitas, kesimpulannyaadalahdalampelaksanaanadministrasipegawaibekerjasudahberpatokandenganperaturan yang ada dan yang berlaku; 5) Akuntabilitas, kesimpulannyaadalahsetiappelaksanaanadministrasiaparatbertanggungjawabataspekerjaannya dan berpatokan pada aturan yang ada demi tercapaianypelayanan prima bagimasyarakat.Kata Kunci : Kinerja, Pemerintah, Pelayanan Publik